OKU Selatan Siapkan Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Daerah

oleh

OKU Selatan wartaterkini.news–Saat Sumber Daya Alam Mineral kita semakin berkurang, maka saatnya nanti kita harus mengembangkan sektor lain yang menjadi penyumbang devisa. Salah satu Sektor potensial penyumbang  devisa yakni industri pariwisata.

 

Kabupaten OKU Selatan salah satu Kabupaten di Provinsi Sumatra Selatan yang mempunyai banyak potensi pariwisata yang dapat dikembangkan. Karena itu pembangunannya harus terencana dengan baik, serta diiringi dengan ber-sinergi-nya antar stake holder terkait.

Baca Juga :  Viral Video Kasat Narkoba Siantar di Studio 21, Poldasu Akan Dalami Adanya Peredaran Narkotika di Studio 21

 

Hal ini disampaikan Bupati OKU Selatan, Popo Ali pada acara paparan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah, yang dilaksanakan di ruang Rapat terbatas bupati, kemarin.

 

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten OKU Selatan, Darmawan, mengatakan visi pembangunan pariwisata yakni mewujudkan Kabupaten OKU Selatan, sebagai destinasi yang maju dan terbuka melalui pembangunan kepariwisataan yang berkualitas.

Baca Juga :  Kunjungi OKU Selatan Fauziah Mawardi Yahya Bernostalgia Main Arung Jeram

 

Selain itu dalam paparannya Darmawan menjelaskan strategi pembangunan destinasi pariwisata, yakni dengan cara mendorong pembangunan dan peningkatan aksesabilitas, khususnya menuju Danau Ranau sebagai prioritas utama pembangunan pariwisata.

 

“Kita akan menjadikan kawasan Danau Ranau sebagai kawasan strategis pariwisata sekaligus icon destinasi wisata dan rekreasi. Serta mengangkat potensi arsitektur rumah-rumah tradisional sebagai daya tarik budaya yang berdaya saing”. Ujarnya.

Baca Juga :  Nota Keuangan dan Raperda APBD-P 2019 Disahkan

 

Tak hanya itu Darmawan juga menambhakan untuk mengembangkan sistem informasi pariwisata atau Simpar sebagai penyelaras dan pengendali arah pembangunan juga menerapkan kerja sama Pemerintah dan Swasta yang terintegrasi dengan Simpar.

 

“Selanjutnya setelah mendapatkan masukan dari masyarakat, OPD terkait, para pelaku dunia usaha pariwisata, maka Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah ini, nantinya akan diusulkan sebagai Peraturan Daerah (Perda)”. Pungkasnya.(Wt01/Red)

Print Friendly, PDF & Email