OKU Selatan Resmi Berlakukan PPKM, Aktivitas Publik di Batasi

oleh -1.324 views

OKU Selatan Sumsel, wartaterkini.news–Kapolres OKU Selatan bersama forkompimda Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan kembali melakukan rapat koordinasi terkait penanganan Pandemi Corona Virus Desease (Covid-19) bertempat di Mapolres OKU Selatan. Kamis (22-07-2021).

Rapat ini bertujuan untuk menekankan upaya yang dilakukan dalam menangani pandemi dan menekan penyebaran virus Corona di Bumi Serasan Seandanan.

Kegiatan ini di Hadiri Oleh Sekda OKU Selatan, Kadin Kominfo, Kadinkes, Kasat Pol PP, Kaban Kesbangpol, Kalaksa BPBD, Kapolsek Jajaran Polres OKU Selatan, Danramil Muaradua, Perwakilan Camat, Perwakilan Forum Kades, Bhabinkamtibmas, Bhabinsa Koramil Muaradua, Perwakilan Kepala Puskesmas dan Perwakilan Lurah dan Kades.

Kapolres OKU Selatan, AKBP Zurkarnain Harahap, S.I.K dalam arahannya menyampaikan, Kabupaten OKU Selatan saat ini berstatus zona orange maka akan diberlakukan PPKM Mikro. Dalam masa ini, Kapolres memaparkan beberapa hal yang harus diperhatikan.

Baca Juga :  2800 Vial Vaksin Jenis Sinovac Tiba di OKU Selatan

Mulai dari kegiatan belajar mengajar yang dilakukan secara daring, pemberlakuan bekerja dari rumah untuk instansi pemerintahan atau perkantoran.

“Sementara pelaksanaan kegiatan pada sektor esensial seperti kesehatan, bahan pangan, makanan, minuman, energi, komunikasi dan teknologi informasi, keuangan, perbankan dan lainnya tetap dapat beroprasi 100% dengan pengaturan jam operasional, kapasitas, dan penerapan prokes secara lebih ketat”.jelas Kapolres

Dikatakan Kapolres, untuk pedagang makan atau minum di tempat umum baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun yang berlokasi pada pusat perbelanjaan kapasitasnya dibatasi sebanyak 25%.

“Untuk jam beroperasi dibatasi hingga pukul 17.00 dan untuk layanan pesan antar berlaku hingga pukul 20.00, tentunya dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat”,tegasnya

Baca Juga :  Pemda OKU Selatan Dukung Penerapan Pendidikan Anti Korupsi

Lebih lajut Kapolres mengatakan, pelaksanaan kegiatan kontruksi (tempat kontruksi dan lokasi proyek) dapat beroprasi 100% dengan prokes yang ketat.

Begitu juga dengan kegiatan keagamaan yang berpotensi mengumpulkan orang banyak atau membuat kerumunan. Tak terkecuali dengan area publik serta kegiatan sosial masyarakat lainnya juga dibatasi.

Ditambahkan Kapolres, hal ini berdasarkan instruksi Mendagri Nomor 23 tahun 2021 tentang perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berbasis mikro dan mengoptimalkan posko penanganan Covid-19 di tingkat Desa dan Kelurahan untuk pengendalian penyebaran virus Corona.

“Apa yang menjadi ketentuan kita harus lakukan, dan harus berjalan sesuai dengan harapan kita”,ujarnya.

Baca Juga :  Popo Ali Nyatakan OKU Selatan Bebas Virus Corona

Sementara itu Bupati OKU Selatan yang diwakili Sekda OKU Selatan, H Romzi, mengungkapkan bahwa pihak Pemda mendukung atas rencana pengendalian penyebaran virus Corona tersebut.

Menurutnya, apa yang disampaikan oleh Kapolres OKU Selatan merupakan upaya atau langkah agar Kabupaten OKU Selatan dapat terbebas dari Pandemi Covid-19.

Sekda juga berharap dalam pelaksanaannya agar komunikasi atau koordinasi antar berbagai pihak dapat lebih ditingkatkan sehingga pelaksanaannya dapat lebih maksimal.

Dikatakannya juga, merujuk pada instruksi Mendagri, pengendalian ini dilakukan hingga ke tingkat desa atau kelurahan sehingga berbagai pihak harus bahu-membahu dan saling mendukung upaya ini.

“Koordinasi yang baik harus dilakukan oleh berbagai pihak terkait sehingga tidak ada miskomunikasi, dan pelaksanaannya dapat berjalan dengan lancar”,tegasnya. (Red)

Print Friendly, PDF & Email