Jumat, Mei 27, 2022
Google search engine
BerandaJawa TimurBanyuwangiOknum ASN di Banyuwangi Diduga Gelapkan Motor Kredit

Oknum ASN di Banyuwangi Diduga Gelapkan Motor Kredit

Banyuwangi Jatim, wartaterkini.news–Sangat memalukan perilaku salah seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang kesehariannya bekerja sebagai staf di Dinas Pariwisata Kabupaten Banyuwangi.

Oknum bernama Slamet Supriyadi, warga Dusun Kendang Kempul, Kecamatan Giri itu diduga menjual sepeda motor berjenis matic. Parahnya, motor yang ia beli secara kredit tersebut masih belum lunas.

Ketika dikonfirmasi awak media ia mengaku motor tersebut hanya dijadikan jaminan atas pinjaman uang sebesar Rp. 9 Juta. Slamet berdalih terpaksa melakukan hal itu lantaran merasa tidak mampu membayar uang angsuran pada salah satu finance yang berkantor di Banyuwangi, Selasa(18/01/2022).

Baca Juga :  Sejak Awal Harusnya Pemerintah Punya Grand Design Penanggulangan Pandemi Covid-19

“Saya tidak pernah menjual motor saya mas, saya hanya menjaminkan atas pinjaman uang kurang lebihnya Rp. 9 juta, Kalau ada bahasa dijual saya gak tau mas karena untuk kebutuhan yang sangat mendadak,” terang Slamet dihadapan awak media dan perwakilan Finance ketika ditemui di Kantor Dinas Pariwisata Banyuwangi.

Dalam kesempatan itu, Slamet juga menjelaskan jika dirinya sudah menunggak angsuran berbulan-bulan dengan dalih masa pandemi.

“Jadi buat membayar saja memang tidak mampu,” imbuhnya.

Hal tersebut dibenarkan oleh Andre, selaku ketua koordinator salah satu finance. Andre mengatakan bahwa motor dalam status kredit memang tidak boleh dipindah tangankan.

Baca Juga :  Tim Pemburu Covid-19 Polsek Babelan, Hunting Pelanggar Prokes

“Apalagi angsuran kredit motor telat, itu juga termasuk melanggar peraturan finance sesuai perjanjian awal kredit dan bisa dikategorikan pidana penggelapan,” terangnya.

Saya, imbuh Andre, mengetahui kejadian ini dari salah satu anggotanya yang berada di wilayah desa Tegaldlimo. Mereka mengetahui dari salah seorang pengendara motor yang ada di desa Tegaldlimo bernopol sesuai target yang dicarinya.

“Kepada anggota kami, si pengendara ini mengaku telah membeli motor tersebut dari tangan JN seharga Rp. 13 Juta dan hanya dilengkapi STNK tanpa BPKB,” tambahnya.

Baca Juga :  Siapkan Door Prize Cara Pemdes Tanjung Bulan Ulu OKU Selatan Tarik Minat Masyarakat Ikuti Vaksin

Masih menurut Andre, apa yang dilakukan oleh Slamet Supriyadi selaku debitur ini sudah mutlak dianggap sebagai tindakan melawan hukum, dengan sengaja menggelapkan motor dan melanggar kontrak perjanjian yang sudah disetujui pada perjanjian awal.

“Kami bisa melaporkan yang bersangkutan dengan tuduhan penggelapan, jika motor tersebut dijual,” imbuhnya.

Kendati demikian, Andre masih memberikan kelonggaran waktu terhadap Slamet untuk segera menyelesaikan persoalan tersebut,

“Jika tidak segera diselesaikan dalam waktu satu minggu ini, kami bersama kuasa hukum dari pihak leasing akan segera menindak lanjuti dan melaporkan kejadian ini Mapolresta Banyuwangi,” pungkasnya. (Zal/Red)

Print Friendly, PDF & Email
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine

Covid-19 Counter

Indonesia
6,053,894
Total Kasus
Updated on 27 May, 2022 12:25 pm

Paling Populer

Headline News