Morotai Tokuwela Festival Resmi Masuk Kalender Event Nasional 2022

Morotai Maluku Utara, wartaterkini.news – Kementerian Pariwisatan dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) secara resmi mengumumkan daftar kumpulan event-event berkualitas yang tergabung dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) 2022.

Dalam pengumuman tersebut, Festival Tokuwela Morotai menjadi salah satu dari 168 festival nasional yang dimasukkan dalam kalender event nasional 2022.

Diketahui Budaya Tokuwela awal mulanya berasal dari Galela Maluku Utara, ‘Toku’ artinya berjalan dan ‘Wela’ artinya Tali maka dapat disimpulkan Tokuwela adalah berjalan di atas tangan.

Baca Juga :  Setelah Dilantik, Kepala Desa Gunung Megang Luar Adakan Silaturahmi

Budaya ini biasanya dipentaskan pada acara penyambutan tamu, upacara adat, upacara perkawinan dan lainnya.

Dikutip dalam akun Facebook Bupati Morotai (Benny Loas), kamis (03/03/2022), Morotai telah mengikuti proses kurasi mulai dari seleksi administrasi dan presentase paparan hingga wawancara dengan tim kurator nasional.

“Ada lima kriteria yang dinilai. Pertama, Aspek ide dan potensi inovasi. Kedua, Pengembangan Ekonomi Kreatif. Ketiga, Event Management. Keempat, Seni Pertunjukan dan Budaya, dan kelima Strategi Komunikasi Media,”jelasnya

Baca Juga :  Danlanal Morotai: Setelah Divaksin Covid 19 Tidak Ada Gejala dan Mendukung 100 Persen Kegiatan Vaksinasi

Menurut Benny, dalam penilaian tersebut, Festival Tokuwela Morotai masuk menjadi salah satu dari 110 event yang diakomodir dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) 2022.

Sementara kata Benny, Manfaat dari Masuknya Morotai Tokuwela Festival memungkinkan Pemerintah Pusat, dalam hal ini Kemenparekraf membantu lewat program pendampingan, monitoring, konsultasi dalam upaya event-event berkualitas sehiangga pada saat penyelenggaraan eventnya lebih berkualitas.

Baca Juga :  1.360 Dosis Vaksin Covid 19 Tiba di Morotai, 10 Pejabat Publik Siap Disuntik Vaksin

Masuknya Morotai dalam KEN 2022 ikut mempromosikan pariwisata yang bernilai Cleanliness, Health, Safety and Environment Sustainability (CHSE).

“Dengan demikian Industri Pariwisata Morotai akan terus berinovasi menghadirkan pariwisata yang bersih, sehat, aman dan berbasis pada keberlanjutan lingkungan,”pungkasnya (Endi/Red)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini