Sabtu, Januari 29, 2022
Google search engine
Google search engine
BerandaBeritaMinimalisir Konflik Dengan Masyarakat, Pemkab OKU Selatan dan BKSDA Sumsel Lakukan Translokasi...

Minimalisir Konflik Dengan Masyarakat, Pemkab OKU Selatan dan BKSDA Sumsel Lakukan Translokasi Gajah Liar

OKU Selatan Sumsel, wartaterkini.news–Kekayaan alam yang dimiliki Bumi Serasan Seandanan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan menyimpan potensi yang besar. Salah satunya satwa liar berupa gajah seperti yang ada di beberapa di Kecamatan dalam wilayah Kabupaten OKU Selatan.

Untuk menjaga keberlangsungan hidup gajah liar atau sebagai salah satu upaya konservasi, pemerintah Kabupaten OKU Selatan bekerjasama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan (Sumsel) melakukan translokasi gajah Sumatera yang disebut juga Meili dari Kecamatan Mekakau Ilir ke Hutan Kawasan SM Gunung Raya, Selasa (24-08-2021).

Baca Juga :  Universitas Baturaja Paparkan Rencana Kerjasama Dengan Pemkab OKU Selatan

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten OKU Selatan, Umar Safari didampingi Kepala BPBD Kabupaten OKU Selatan Doni Agusta, mengungkapkan, dalam kegiatan tersebut mereka mewakili Pemkab OKU Selatan untuk mengkoordinasikan kondisi tim di lapangan yang sedang melakukan translokasi gajah.

“Alhamdulillah kegiatan dapat berjalan lancar berkat kerjasama yang baik mulai dari pihak BKSDA, Pemkab OKU Selatan, Kepolisian, TNI hingga masyarakat,” katanya.

Diungkapkannya, berdasarkan hasil pemantauan tim, jejak gajah berada sekitar X 103,-81296 Y -4,77794. Sebagaimana yang direncanakan sejak awal, tim langsung bergerak mendekati lokasi. Selanjutnya, dilakukan survei lanjutan jejak untuk menentukan lokasi pasti keberadaan gajah sebagai bahan rencana tindaklanjut sekitar pukul 07.00 WIB.

Baca Juga :  Butuh 4 Juta Wirausaha Baru Dorong Penguatan Ekonomi

Sementara itu Camat Mekakau Ilir mengkoordinir masyarakat untuk dilibatkan dalam penggiringan gajah Meli dan diberikan arahan oleh tim translokasi BKSDA Sumsel terkait dengan teknik penggiringan dan keselamatan di dalam kegiatan penggiringan itu.

Dikataknya juga tim gajah pikat bersama tim survei jejak dan tim inti eksekusi telah menambatkan gajah pikat dan menentukan posko selanjutnya pada sekitar koordinat 103,7999 -4,74508, Pelilingan Desa Pulau Duku.

“Tim penggiring melaksanakan penggiringan dan diarahkan pada posko sekitar koordinat 103,7999 -4,74508 Pelilingan Desa Pulau Duku”,ungkapnya.

Baca Juga :  Sejumlah Kawanan Gajah Liar Berkeliaran di Pekon Roworejo Lambar

Selanjutnya, tim eksekusi memobilisasi peralatan ke Posko Pelilingan untuk selanjutnya merencanakan dan melaksanakan tindakan eksekusi, evakuasi dan translokasi.

Ditambahkan Kepala BPBD OKU Selatan, Doni Agusta, melalui upaya translokasi ini diharapkan dapat menjaga habitat gajah Sumatera ini. Tak hanya itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat meminimalisir konflik antara gajah dengan manusia.

Sebagai informasi, Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) merupakan satwa endemik Sumatera yang masuk dalam daftar satwa dilindungi melalui Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (Ril/Red)

Print Friendly, PDF & Email
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine

Covid-19 Counter

Indonesia
4,330,763
Total Kasus
Updated on 29 January, 2022 12:26 pm

Paling Populer

Headline News