Menhub Tinjau Pelabuhan Gilimanuk Bali

oleh -160 views

Bali, wartaterkini.news–Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meninjau Pelabuhan Gilimanuk, Bali pada Sabtu (15-05-2021), untuk memeriksa kesiapan pelabuhan mengantisipasi pergerakan masyarakat selepas lebaran yang diprediksi akan mengalami peningkatan pada Minggu, 16 Mei 2021.

“Ada kemungkinan proyeksi kenaikan pergerakan orang pasca Lebaran di hari Minggu (16/5). Oleh karenanya saya minta kepada tim untuk melakukan konsolidasi baik mempersiapkan personil dan mekanismenya dengan baik agar pergerakan penumpang tetap terkendali,” kata Menhub dalam keterangan tertulis, Sabtu (15-05-2021).

Baca Juga :  Panglima TNi Sampaikan Duka Cita, Seluruh Awak KRI Nanggala-402 Gugur

Menhub mengatakan, secara umum pelaksanaan pengendalian transportasi di masa peniadaan mudik di Pelabuhan Gilimanuk berjalan baik dan jumlah penumpang menurun signifikan di banding hari sebelum masa peniadaan mudik.

“Saya mengapresiasi masyarakat yang telah mematuhi kebijakan pemerintah dan saya juga mengapresiasi para petugas baik dari PT ASDP, TNI/Polri, BPTD dan Dishub yang telah mengorbankan waktu berkumpul bersama keluarga untuk menjalankan tugas pengawasan dan pengendalian transportasi di penyeberangan,” ucap Menhub.

Baca Juga :  Jelang Natal dan Tahun baru, Menhub Check Posko Full Digitalisasi dan Kesiapan Bandara Soekarno-Hatta

Menhub mengungkapkan, Pemerintah saat ini tengah fokus melakukan antisipasi peningkatan mobilitas masyarakat pasca Idul Fitri yang berpotensi memicu penularan COVID-19.

Salah satu yang dilakukan yaitu dengan memperketat syarat perjalanan penumpang angkutan penyeberangan, termasuk di Pelabuhan Gilimanuk, yang diwajibkan untuk melakukan tes Rapid Antigen.

Tercatat, rata-rata jumlah pergerakan penumpang di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk selama masa peniadaan mudik mulai dari 6-14 Mei 2021 yaitu sekitar seribu lebih penumpang setiap harinya.

Baca Juga :  Menhub Budi Karya Sumadi, Positif Terjangkit Virus Corona

Jumlah ini, menurut Menhub menurun signifikan dibanding sebelum masa peniadaan mudik yang bisa mencapai belasan hingga puluhan ribu penumpang. (infopublik)

Print Friendly, PDF & Email