Melalui Durian Festival 2019 Muara Enim Memperkenalkan Objek Wisata

Muara Enim, Wartaterkini.News – Usai menghadiri HUT Kabupaten OKU Selatan, Rabu (30/01/2019) pagi Gubernur Sumsel Herman Deru (HD) melanjutkan kunjungan kerjanya ke Kabupaten Muara Enim. Di Bumi Serasan Sekundang ini HD hadir dalam rangka melaunching Colorful Muara Enim Festival bersamaan dengan Pesona Curug Tenang dan Durian Festival di kawasan objek wisata Air Terjun Curug Tenang (Bedegung).

Festival Durian menjadi acara pembuka dari agenda Colorful Muara Enim Festival yang mengagendakan 25 acara yang akan digelar sepanjang tahun berjalan. Beberapa acara tersebut seperti kegiatan Muara Enim Fishing Festival, Perahu Kinciran Festival, Coffe Cathering, Festival Olaraga Tradisonal, Festival Takraw, Festival Yatim Piatu, Festival Anak Cerdas Berakhlak, Festival Tilawatil Qur’an, Festival Melemang dan Festival Durian.

Dalam sambutannya HD mengaku sangat berterima kasih dengan suguhan kemeriahan acara yang diberikan. Menurutnya kemasan acara Durian Festival yang diintegrasikan dengan objek wisata seperti air terjun dan Goa Puteri patut dicontoh daerah lainnya agar potensi wisata di tiap-tiap daerah di Sumsel ikut bergairah.

 

Kreativitas yang dilakukan kepala daerah ini lanjut Deru patut mendapat apresiasi karena bukan kali ini saja Muara Enim menggelar festival yang menyedot perhatian masyarakat dan pengunjung wisata.  Beberapa waktu sebelumnya Kabupaten ini juga menggelar acara serupa yakni Festival Lemang hingga mendapatkan Rekor Muri. Meski sederhana, ide tersebut menurutnya penting diteladani karena filosofi pembuatan lemang sangat tinggi untuk mempererat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Baca Juga :  Kapolres Metro Bekasi Perketat Monitoring Dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Desa Pasir Sari

“Sebagai Gubernur saya bangga karena apa yang dilakukan Bupati ini begitu kreatif. Sebelum ini di Muara Enim juga ada Festival Lemang dan dapat Muri. Kita bukan semata-mata lihat lemangnya tapi bagaimana pemimpin daerah ini bisa melibatkan masyarakat merasa memiliki kearifan lokal ini. Kreativitas ini harus menukar ke kabupaten lain,’’ jelas Deru.

Atas dasar itu pula, Pemprov Sumsel lanjut Herman Deru akan terus memberikan motivasi terhadap kreasi apapun yang dilakukan kepala daerah di Sumsel. Kreasi itu terbatas pada bidang pariwisata saja tapi bisa juga berbentuk program-program yang membantu rakyat. Misalnya Pemkab menyediakan kartu berobat gratis bagi masyarakat atau santunan kematian bagi warga yag terkena musibah.

‘’Program-Program seperti ini sangat membantu masyarakat. Bagus sekali idenya Muara Enim ini dan banyak. Mereka lincah dan aktif memberikan layanan kepada masyarakat. Ini tentu akan terus kita dorong termasuk melibatkan pelaku usaha, BUMN, BUMD nya,” jelas Deru.

Bukan hanya membuat Muara Enim semakin dikenal, banyaknya agenda seperti ini diakuinya dapat juga mendorong semangat petani-petani lokal seperti petani durian atau juga rambutan dan lainnya. Untuk itu dia berharap betul festival seperti ini harus berkeseinambungan.

“Jangan hanya tanaman lokal yang dipertahankan tapi seni budaya dan kearifan lokal lainnya juga supaya tidak punah diterjang arus budaya asing. Ini tugas pemimpin daerah mengamankan aset-aset berharga ini. Semua Kabupaten bisa asal ada kemauan,” lanjutnya.

Baca Juga :  Diendorse Gubernur, Pedagang Peyek dan Risol Banjir Orderan

Masih dalam acara tersebut, Gubernur Sumsel itu juga meyakini dengan agenda-agenda serupa  Kabupaten Muara Enim dan lainnya dapat membantu  Pemprov menurunkan angka kemiskinan. Pasalnya kegiatan semacam ini efektif mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat kecil yang berujung pada peningkatan daya beli masyarakat.

Sementara itu, Bupati Muara Enim Ahmad Yani  dalam sambutannya menjelaskan bahwa selain tambang dirinya juga ingin menggali sektor unggulan lainnya yakni peternakan, perikanan dan pariwisata.

Berbagai potensi ini menurutnya dapat dimaksimalkan dengan mensinergikan ekonomi kreatif dengan pariwisata. Caranya menggandeng berbagai usaha kreatif untuk menarik minat pendatang yang bermuara pada peningkatan PAD.

“Saat ini ekonomi kreatif punya nilai tambah yang langsung bisa dirasakan masyarakat. Banyak yang bisa kita jual misalnya konsep wisata batubara, atau agrowisata agropolitan yang dipadukan dengan pariwsaiata dan perkebunan.

“Ini sangat sayang jika tidak bisa dikelola utk mengangkat pendapatan masyarakat,” jelasnya.

Untuk tahun 2019 ini lanjut Ahmad Yani, dalam Colorful Muaraenim Festival 29 sedikitnya ada 25 agenda yang mereka siapkan. Berbagai festival akan digelar berbasis potensi lokal dan kekhasan muaraenim.  Melalui Colorful Muar Enim ini ia juga mengharapkan Muara Enim dapat menjadi Kabupaten yang lebih atraktif menyuguhkan potensi daerah yang jadi unggulan  destinasi.

“Hari ini kami mulai, kami akan mempopulerkan durian berikut penganan olahannya sebagai ciri khas dari Bumi Serasan Sekundang, dengan Durian Festival saya ingin memperkenalkan objek-objek wisata yang ada di daerah ini” jelasnya.

Baca Juga :  Gubernur Sumsel Hadiri Paripurna Hut Ke-76 Kabupaten OKI

Tak hanya festival makan durian sepuasnya, launching itu juga dimeriahkan dengan ragam kegiatan lain seperti Lomba mewarnai Durian tingkat SD, lomba menggambar durian tingkat SMP dan SMa serta lomba memasak durian dan penganan olahan durian.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut yakni Ketua TP PKK Sumsel Hj Febrita Lustia Deru, Wakil Ketua TP PKK Sumsel, Hj Fauziah Mawardi Yahya, Bupati Muara Enim Ahmad Yani, Wakil Bupati Muara Enim Juarsah, Bupati OKU Kuryana Aziz, Bupati OI Ilyas Pandji, Mantan Bupati Muara Enim Muzzakir Sai Sohar, Anggota DPR RI Wahyu Sanjaya dan sejumlah pejabat OPD di lingkungan Pemprov Sumsel.

Usai memberikan sambutan, Gubernur didampingi Bupati Ahmad Yani menyempatkan diri mengunjungi stand lomba memasak dan mencicipi aneka penganan olahan durian.  Gubernur bahkan ikut menikmati durian tembaga yang telah disediakan panitia. Sebelumnya Gubernur beserta rombongan juga sempat mampir ke destinasi wisata Goa Putri sebelum menuju lokasi launching Colorful Muara Enim Festival 2019.

Selain melaunching Colorful Muara Enim Festival 2019, pada acara tersebut juga dikakukan launching Festival Pertama (Pesona Curig Tenang Durian Festival), launching Universal Health Coverage (UHC) Kab Muara Enim Berobat Murah dan Gratis, launching Public Service Center (PSC) Kabupaten Muara Enim, Launching Majalah Derap PKK, Penandatanganan Komitmen 100%. Capaian Program Indonesia Sehat (PIS PK) Kabupaten  Muara Enim 2019 dan penyerahan penghargaan Sekolah Adiwiyata. (Cly/Red)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini