Masyarakat Babelan Minta Polisi usut Tuntas, Adanya Dugaan Kasus Mafia Tanah Desa Babelan Kota

Bekasi Jawa Barat, Wartaterkini.news —Masyarakat Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan, kembali meminta Polda Metro Jaya (PMJ) untuk mengusut tuntas dugaan kasus mafia tanah yang melibatkan Kepala Desa (Kades) Babelan Kota, Saidih David, yang saat ini sudah ditahan di Mapolda Metro Jaya, Dalam kesempatan tersebut, wargapun menyerahkan surat dukungan dan apresiasi atas kinerja jajaran Subdit 2 Harda Polda Metro Jaya dalam menangani kasus tersebut, Selasa (02/08/2022).

Salah satu warga masyarakat Desa Babelan Kota, Nur Huda, menjelaskan jika langkah yang dilakukan warga masyarakat ini seharusnya menjadi tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dari BPD Desa Babelan Kota, dengan membuka ruang dialog bersama warga masyarakat Desa Babelan Kota dalam menyikapi dugaan kasus pemalsuan dokumen dan menjerat orang nomor satu di Desa Babelan Kota tersebut.

“BPD itu seharusnya jangan menunggu bola, tetapi menjemput bola, karena Kepala Desa ini kan enggak pulang-pulang, BPD itu kan representatif masyarakat desa, Kami melihat BPD tidak melakukan action apapun terkait Kades Babelan Kota yang kurang lebih sudah ditahan selama 26 hari ini, dalam hal ini kami juga mengirimkan surat agar ada kepastian hukum (rule of law) dalam penanganan kasus tersebut,” Tegasnya.

Baca Juga :  Kemkominfo Ajak ASN Pengelola Media Instansi untuk Meningkatkan Kualitas Pengelolaan Konten & Informasi

Nur Huda juga meminta BPD tidak bergerak sebagai individu, akan tetapi sebagai perwakilan masyarakat desa,yang kedaulatan berada di tangan masyarakat desa, Dirinya pun berharap agar Polda Metro jaya bisa mengusut tuntas dugaan kasus mafia tanah di Desa Babelan Kota, karena menurutnya kasus mafia tanah ini tengah mendapat sorotan dan menjadi isu nasional.

Sebelumnya paska aksi unjuk rasa di Kantor Kecamatan Babelan pada hari Rabu tanggal 27 Juli 2022 kemarin, Nur Huda mengaku pihaknya belum menerima tembusan surat dari Kecamatan Babelan yang ditujukan kepada Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan. Dirinya pun menegaskan jika pelayanan administrasi di Kantor Desa Babelan Kota terganggu akibat ditahannya Kades Babelan Kota.

Baca Juga :  KKP Lanjutkan Suarakan Berantas Pencurian Ikan Global

“Saya pastikan pelayanan kepada warga banyak yang terhambat, seperti warga yang akan mengurus surat keterangan tidak sengketa, atau surat keterangan waris, yang memerlukan tandatangan Kades, Karena dari itu kami meminta agar segera ditunjuk Plt Kades Babelan Kota agar roda pemerintahan di Desa Babelan Kota bisa berjalan dan pelayanan tidak terganggu,” Ungkapnya.

Di tempat yang sama, Tokoh warga masyarakat Desa Babelan Kota yang lain, Marulloh, juga memberikan apresiasi kepada jajaran kepolisian di Subdit 2 Harda PMJ, yang telah melakukan penegakan hukum atas dugaan kasus mafia tanah di Desa Babelan Kota.

Marulloh membandingkan dengan Kades Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, yang juga menjadi tersangka atas dugaan kasus pidana, Menyikapi kasus tersebut, pihak BPD dan Kecamatan langsung merespon dan menunjuk Plt Kades Sukadanau, Karena itu dirinya meminta agar supremasi dan penegakan hukum harus ditegakkan seadil-adilnya.

Baca Juga :  Masyarakat Bekasi Di Rundung Duka Banjir, PMII : Bupati Rayakan Acara Pesta Pribadi

Marulloh juga menambahkan, penyidik menetapkan Kades Babelan Kota sebagai tersangka tentunya setelah ada dua alat bukti yang sah, sebagaimana Pasal 184 ayat (1) KUHAP, Dirinya pun meminta BPD agar segera mengambil sikap dan membuka ruang komunikasi dengan warga masyarakat Desa Babelan Kota.

“Terkait adanya upaya penangguhan penahanan rumah atau kota Kades Babelan Kota, saya menilai hal itu tidak masalah, namun tidak serta merta menghilangkan status beliau sebagai tersangka, Karena keputusan penyidik untuk menetapkan seseorang sebagai tersangka, merupakan tindak lanjut dari sebuah proses hukum penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian,” Tegasnya. (Rizki Ramadhan/Red)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini