Manfaatkan Bumdes Untuk Pembangunan di Desa

Jakarta,wartaterkini.news– Keunggulan desa/kelurahan adalah potensi wisata, sehingga  diperlukan pendataan Potensi Desa (Podes) 2018  yang memiliki beberapa karakter khusus untuk menjadi daerah tujuan wisata.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo mengatakan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) pertumbuhannya cukup cepat. “Maka dari itu pemerintah berharap dana desa nantinya sebagai stimulus saja buka sebagai sumber utama pembangunan di desa. Saat ini banyak BUMNDes yang pendapatan, keuntungannya, dan membayar pajak lebih besar dari dana desa,” kata Eko, Senin (10/12).

Baca Juga :  Dana Desa Bisa Dipakai untuk Penanganan Covid-19

Lanjut Eko, saat ini Kemendes sudah membuat desa-desa wisata dan banyak yang sukses serta dapat menyerap tenaga kerja cukup banyak. Suhariyanto Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) mengatakan harapannya kedepan pada pertumbuhan ekonomi akan dikuasai ekonomi kreatif yang inovasinya tidak akan ada habisnya.

Selain itu ada juga dari sektor pariwisata. Ada banyak sekali spot-spot bertebaran di Indonesia yang belum dipromosikan. Tentu saja peran dari media sosial sangat berpengaruh, dimana anak-anak muda saat ini sering selfie di tempat wisata yang belum terekspos lalu menguploadnya di media sosial.

Baca Juga :  Dwi Ningsih: Terimakasih Kepada Pemerintah Pusat Maupun Daerah, Dana Desa Untuk Membangun Desa

Kedepannya, diharapkan potensi wisata ini dapat digali lebih lanjut dan menumbuhkan ekonomi dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Hasil Podes 2018 tercatat ada 1.734 desa/kelurahan wisata di seluruh Indonesia. Yaitu Sumatera ada 355 desa/kelurahan, Kalimantan 117 desa/kelurahan, Sulawesi 119 desa/kelurahan, Papua 74 desa/kelurahan, Pulau Jawa-Bali 857 desa/kelurahan, Nusa Tenggara 189 desa/kelurahan, dan Maluku 23 desa/kelurahan. ( Putri/Red)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini