LSM Wira Minta Pihak Terkait Dan Aparat Kepolisian, Bongkar Dugaan Mafia Gas 3kilo Di Pagaralam alam

oleh -1.302 views

Pagaralam Sumsel, wartaterkini.news -Dinas Perindustirian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Pengelolaan Pasar (Disperindagkop UKM dan PP) Kota Pagar Alam merangkum beberapa permasalahan terhadap kelangkaan LPG 3k (gas melon) yang dikeluhkan oleh masyarakat beberapa pekan ini.

Dikatakan Kabid Perdagangan Disperindagkop UKM Dan PP Kota Pagar Alam Jefri Zulfikar,Selain dugaan adanya agen nakal dan Pendistribusianya yang tidak tepat sasaran,namun Disperindagkop tidak pernah dilibatkan dalam penambahan alokasi pangkalan oleh pihak pertamina dan agen.
Kami juga tidak tau berapa jumlah pangkalan yang ada dipagaralam karna kami tidak pernah dilibatkan

“Dan banyak yang tidak memahami bahwa subsidi tabung gas 3 kg ini hanya diperuntukan bagi masyarkat miskin dan UMKM,”ungkapnya.

Selain itu,Kata Jefri,ada Agen yang tidak melakukan penindakan terhadap pangkalan yang menjual tabung gas tidak sesuai dengan Surat Perjanjian Usaha antara Agen dan Pangkalan,dan pangkalan pun menjual diatas Harga Ecer Tertinggi (HET) yakni dari 22-27 ribu per tabungya,walaupu tidak ada permasalah pendistribusianya dari pihak pertamina ke Agen-agen yang ada di Kota Pagar Alam.

Baca Juga :  Diskominfo OKU Selatan Hadiri Pembukaan Bimtek SMSI Sumsel

“Padahal jelas ada sanksi bagi pangkalan yang menjual diatas HET sesuai SK Walikota nomor 123 tahun 2018 yakni berupa pemutusan hubungan kerja,dan lagi

Sebagai Solusi,Jefri mengungkapkan,mungk besok akan mengumpulkan seluruh agen dan pangkalan untuk melakukan pembinaan bersama tim yakni Bagian Ekonomi Setdako,Sat Pol PP dan Pihak kepolisian dalam hal ini polres Pagaralam karna hal ini sudah berlarut larut apalagi menjelang hari besar, atau lebaran.

“Serta melakukan operasi pasar jelang hari besar keagaman dan kordinasi dengan pihak pertamina lahat soal penambahan pangkalan,”pungkasnya.

Baca Juga :  Danrem 044/GAPO bersama Wakapolda Sumsel dan Kalaksa BPBD Sumsel Nginep di Pos Karhutla

Sementara seorang pemilik pangkalan Gas 3kilo(melon) yang berlokasi di kelurahan tumbak ulas yang minta nama nya dirahasia mengatakan kepada rekan media minggu 12/07/20,kami selaku pemilik pangkalan sudah lama pasokan gas kami dikurangi oleh agen yang mana semestinya sesuai perjanjian kami dengan agen Gas yang kami terima 1500 tabung dalam sebulan tapi fakta nya dalam sebulan kami cuma mendapatkan 1200 tabung tidak sesuai dengan perjanjian,jadi kemana 300 tabung lagi saya rasa setiap pangkalan dipagaralam dikurangi sama dengan pangkalan kami,tapi tidak bisa protes karna kami dibawah agen silakan kalo tidak percaya pihak Depot Pertamina lahat dan Disperindagkop pagaralam turun kelapangan kenapa hal ini bisa terjadi terang nya.

Nur seorang penjual gorengan warga Pagar Alam mengatakan,hanya untuk mendapatkan tabung Gas 3 Kilo dirinya harus rela keliling ketempat lain untuk mencari bahkan kalo pun ada harganya hampir 30 ribu.
Menurut nya hal ini selalu terjadi menjelang hari lebaran ia berharap pemerintah kota dan pihak terkait dapat segera bertindak turun ke lapangan.
“Mending mahal namun barangnya ada,nah ini mahal untuk mendapatkanya pun kadang susah,”imbuhnya.

Baca Juga :  Peran Keluarga Menentukan Kecerdasan Emosional dan Kesehatan Jiwa Remaja

Terpisah ketua LSM Wira kota Pagaralam R Jonsi dihubungi koran ini melalui telepon seluler 13/07/20 mengatakan penomena kelangkaan Gas 3kilo ini selalu saja terjadi menjelang hari raya maka kami meminta kepada pihak terkait dalam hal ini Perindagkop dan aparat kepolisian untuk mengusut masalah kelangkaan Gas 3kilo ini apalagi ini diperuntukan untuk masyarakat kurang mampu “kami LSM Wira akan mengawal masalah ini agar cepat terbongkar siapa pelaku mafia Gas 3kilo dipagaralam ini. (Boy/Red).

Print Friendly, PDF & Email