LPLA: Penetapan Pemenang Gedung Puskesmas Rp 5.8 M di Simeulue Menyalahi Aturan

oleh -649 views

Simeulue Banda Aceh, wartaterkini.news – Koordinator Lembaga Pemantau Lelang Aceh (LPLA) Nasrudin Bahar, senin (14/6/2021) menyatakan bahwa penetapan pemenang tender pembangunan gedung baru Puskesmas Desa Alus-Alus Kecamatan Teupah Selatan, Kabupaten Simeulue dengan nilai penawaran Rp 5, 813.000.000,- Milyar menyalahi aturan.

Pasalnya, kata Nasrudin Bahar, perusahaan yang dimenangkan PT. Putra Prima Permata yang ditetapkan sebagai pemenang tender tidak mempunyai Pengalaman pekerjaan pada sub bidang BG 008 yaitu Bangunan Kesehatan.

Baca Juga :  Yara Surati Presiden Terkait Bank Konvensional

Ditegaskannya, Pokja pemilihan sudah keliru dalam menetapkan calon pemenang karena perusahaan pemenang paket tersebut tidak memenuhi syarat kualifikasi tekhnis.

Kemudian, dia meminta kepada PPK/KPA untuk segera membatalkan atau menolak hasil pemilihan Pokja yang telah menetapkan PT. Putra Prima Permata sebagai pemenang tender paket Pembangunan Gedung baru Puskesmas desa Alus Alus kecamatan Teupah Selatan Kabupaten Simeulue itu.

Baca Juga :  Herman Deru Satu-Satunya Gubernur Peraih BKPRMI Award 2019

Ditambahkan bahwa secara aturan PPK berhak menolak hasil penetapan pemenang pada rapat persiapan penunjukan penyedia barang dan jasa.

Lebih lanjut dia menghimbau kepada Inspektorat, APIP Kabupaten Simeulue untuk mengeluarkan surat rekomendasi atas pembatalan calon pemenang pada paket tersebut.

“LPLA katanya sudah mengirim surat ke APIP Inspektorat Kabupaten Simeulue perihal meminta APIP mengeluarkan rekomendasi pembatalan pemenang,”ujarnya

Baca Juga :  Awali Pemberlakuan PPKM Darurat, Tiga Pilar Kota Magelang Apel Gelar Pasukan

Jika PPK tidak mengindahkan surat laporan itu maka LPLA akan melaporkan kasus ini ke APH dengan alasan penyalahgunaan wewenang. Tegasnya (AW/Red)

Print Friendly, PDF & Email