Lawan Hoax, Pemkab Lambar Gelar Bimtek Komunikasi dan Informasi

Lampung Barat, Wartaterkini.News– Sebagai langkah lawan hoax Pemkab Lambar melalui Dinas Kominfo menyelenggarakan Bimtek Pembinaan dan Pengembangan Sumber Daya Komunikasi dan Informasi (SDKI), dengan topik Sosialisasi UU ITE Kampanye Anti Hoax, bertempat di Aula Pakuwon Bappeda dengan narasumber Ganjar Jationo, SE., M. Ap yang merupakan Kabid Komunikasi Publik Dinas Kominfo Provinsi Lampung, Jum’at (29-03-2019)

Kegiatan dibuka langsung oleh Asissten Bidang Administrasi Umum, Ir. Noviardi Kuswan. Dalam sambutannya saat membuka acara tersebut Noviardi menyampaikan teknologi informasi dan komunikasi yang berkembang pesat saat ini telah mendorong percepatan di berbagai bidang. Hal itu sering kita temui dalam aktivitas sehari – hari misalnya mencari dan berbagi informasi saat ini sangatlah mudah dilakukan seiring dengan berkembangnya teknologi internet dan jaringan.

Baca Juga :  Bimtek Kader Posyandu, Ini Harap Ketua TP-PKK Matim

Terkait hal tersebut pihaknya menyambut baik dilaksanakannya kegiatan pelatihan bagi sumber daya manusia di bidang komunikasi dan informasi di Kabupaten Lambar. Kebutuhan masyarakat akan pentingnya komunikasi dan informasi sudah sangat besar, sehingga Pemkab Lambar melalui unit satuan kerja (Satker) yang membidangi masalah komunikasi untuk segera memberikan solusi guna membantu memenuhi kebutuhan masyarakat tersebut. Khusus untuk pengembangan SDM di bidang komunikasi dan informasi, agar dapat menggunakan teknologi informasi dan komunikasi dengan baik dan positif.

Baca Juga :  Panglima TNI Pimpin Sidang Pantukhir Terpusat di Akmil

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Lambar, Maidar, SH.,M.Si menyampaikan, tujuan pelaksanaan Bimtek untuk meningkatkan kompetensi para pelajar di bidang pengelolaan informasi, serta meningkatkan kapasitas dan kapabilitas pengelolaan informasi khususnya dalam penanganan berita hoax atau konten internet negatif.

Adapun narasumber pada kegiatan tersebut, Ganjar Jationo, dalam sosialisasinya menyampaikan agar berhati – hati dengan dokumen elektronik karena tidak akan hilang seumur hidup sehingga harus ada pengecekan yang baik agar tidak membahayakan diri sendiri dan orang lain.

Baca Juga :  Kepergok Saat Bobol Kontrakan, Satu Orang Pelaku Tertangkap Warga Pasir Sari

“Memasuki revolusi industri 4.0, sekarang segala hal yang dilakukan secara manual dapat diganti dengan media digital sehingga memberikan peluang bagi kejahatan cyber yang merugikan pengguna media digital. Cyber crime sangat merugikan karena cepat sekali penyebarannya. Apalagi jika pengguna tidak memilih informasi yang tepat dan positif. Kehati – hatian ini menuntut masyarakat untuk memiliki skill thinking yang cerdas”. Jelasnya. (Kartiko/Red)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini