Larangan Untuk Tidak Memasang Baleho Dipohon Di Abaykan

oleh

Lahat wartaterkini.news— Para calon legislatif DPRD Kabupaten Lahat maupun Provinsi Sumatera Selatan, nampak mulai narsis memasangkan foto wajahnya di baleho-baleho di muka umum seputar Kota Lahat. Mirisnya demi bertingkah narsis, para caleg ini tega mengorbankan keindahan kota. Dengan merusak pohon yang selama ini jadi peneduh Kota Lahat.

Padahal KPU sudah jelas menetapkan dalam aturannya, terkait zona-zona terlarang dipasangnya baleho Caleg. Seperti diruas jalan protokol Kota Lahat, isntansi pemerintahan, perkarangan tepat ibadah, taman, hingga terpasang di pohon.

Baca Juga :  Rakon PKK Touna Diharapakan Sebagai Salah Satu Momponen Pendukung Pembangunan

“Diikat saja tidak boleh, apalagi sampai di paku dipohon. Kita juga ingin menciptakan suasana pemilu yang ramah lingkungan,” ujar Ketua KPU Lahat, Samsurizal Nusir, Jumat (12/10).

Sayangnya seperti yang terlihat jelas di sepanjang JL RE Martadinata, Kota Lahat, dan Jl Kol Burlian. Sepanjang jalan dari SPU Bandaragung, hingga simpang tiga Lembayung ini, berjejer terpajang baleho Caleg DPRD Sumsel yang terpasang di pohon. Diantaranya caleg dari PKS nomor urut 1 atas nama Ridwan, dan caleg dari PPP nomor urut 10 atas nama Rozi Ardiansyah.

Baca Juga :  Sungai Saka Selabung Kembali Meluap, Masyarakat OKU Selatan di Himbau Waspada

“Seharusnya para calon wakil rakyat ini bisa lebih bijak dalam berkampanye, dengan tidak merusak pohon. Apalagi salah satunya masih berstatus anggota dewan,” ujar Ismed, tokoh pemuda di Lahat.

Ismed juga menuturkan, aturan zona terlarang bagi beleho caleg, harusnya bisa ditindak tegas oleh Bawaslu Lahat. Dengan cara segera berkoordinasi dengan partai politik, dan instansi terkait seperti Satpol PP. Bila perlu langsung menggerakkan Panwascam, untuk menurunkan baleho yang dinilai melanggar aturan itu.

Baca Juga :  SW Dicopot Dari Ketua DPD II Partai Golkar Raja Ampat, Rony Dimara Resmi Jabat Plt

“Panwaslu nya dulu yang harus tegas. Kalau lama di surat peringatan, bisa-bisa seluruh pohon nanti penuh dengan baleho caleg. Selain itu calegnya juga harus bermodal. Masak anggota dewan yang terhormat, pasang baleho di pohon,” sindir Ismed. (heru/Red).

Print Friendly, PDF & Email