Lalai Dalam Tugas, Sejumlah Aparat Desa Libano Morotai Terpaksa Diberhentikan

oleh

Morotai Maluku Utara, wartaterkini.news – Pejabat Kepala Desa (Pj Kades) Desa Libano, Kecamatan Morotai Jaya, Kabupaten Pulau MorotaiĀ terpaksa memberhentikan sejumlah Aparat Desa.

Pemberhentian itu dilakukan lantaran sejumlah Aparat Desa dinilai lalai dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab sebagai Aparat Desa Libano.

Pj Kades Libano, Randi Madelu saat dikonfirmasi wartaterkini.news, senin (13/09/2021) mengatakan, pemberhentian atau pemecatan sejumlah Aparat Desa tidak ada sangkut paut dengan vaksinasi, hanya saja sejumlah Aparat Desa tersebut tidak memenuhi tugas dan tanggungjawab yang telah diberikan Pemerintah.

Baca Juga :  Disdukcapil OI Segera Terapkan TTE

“Pemecatan ini bukan alasan karena tidak di vaksin tapi Perangkat desa tersebut sudah tidak aktif berkantor, ada yang menerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan Dapur Sehat dari Pemerintah sejak tahun 2020 tapi sebagai aparat desa dan juga sebagai penerima bantuan itu belum sama sekali membangun,”ujarnya

Bahkan lanjut Randi, pihaknya telah mengeluarkan surat teguran kepada mereka namun tidak diindahkan, maka terpaksa pihaknya mengelurkan kembali surat pemberhentian dan diteruskan kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pulau Morotai.

Baca Juga :  Ini Cara Benny Laos Bangun Rumah Gratis Buat Warga Pulau Rao Morotai

“Surat pemecatan itu saya keluarkan sudah sejak tanggal 5 juli dan diteruskan ke DPMD, karena mereka lalai dalam tugas, namun sebelum itu saya sudah memberikan Surat Teguran tapi tidak diindahkan,”bebernya

Menurut Randi, sebagai Aparat Desa harus menjadi patokan agar tidak menjadi contoh yang tidak baik bagi masyarakat, apalagi sebagai penerima bantuan dari Pemerintah.

Adapun Aparat desa yang diberhentikan, RW dua orang yang satu sebagai penerima bantuan RTLH, RT dua orang yang satunya kedapatan mabuk-mabukan dan berbicara sembarangan, satu orang guru paud dengan alasan tidak ada Ijazah SD sampai SMA serta tiga orang petugas sampah.

Baca Juga :  Ikuti Ibadah Minggu Bersama Masyarakat Desa Binaan, Babinsa Koramil 1508-06/Bere Bere Ingatkan Protokol Kesehatan

“Untuk petugas sampah dipecat karena malas bekerja dan yang satunya penerima bantuan Dapur Sehat sejak tahun 2020 tapi sampai saat ini tidak dikerjakan,”pungkasnya

Untuk mengisi kekosongan, jabatan RT dinaikan menjadi RW dan jabatan petugas air bersih dinaikan menjadi RT. Sementara untuk jabatan Kaur Desa dan Bendahara Desa tidak dilakukan pergantian. (Endi/Red)

Print Friendly, PDF & Email