Kunjungi Surabaya, Dirtekling Kementerian ESDM Tekankan Keselamatan

Jakarta, wartaterkini.news–Direktur Teknik dan Lingkungan Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Dirtekling Kementerian ESDM), Noor Arifin Muhammad, menegaskan pentingnya  aspek keselamatan atau safety menjadi salah satu aspek penting dalam kegiatan operasi migas, yang dalam penyelenggaraannya memiliki tingkat risiko yang sangat tinggi.

Hal itu disampaikan Noor, usai  Management Walkthrough (MWT) atau kunjungan ke Integrated Terminal (IT) Perak, Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Juanda dan Pipa Distribusi Jaringan Gas Bumi Rumah Tangga di Kota Surabaya, Jawa Timur, Jumat (28/6/2024).

Seperti dilansir laman Kementerian ESDM, Minggu (30/6/2024), Noor memberikan apresiasi terhadap sistem operasi milik Pertamina yang sudah menerapkan prinsip-prinsip modern dengan penerapan Terminal Automation System untuk pengelolaan BBM.

Baca Juga :   Selain Peresmian Gedung Pendopoan, Pemkab PALI Gelar Acara Ruwahan Sambut Ramadhan

“Kami apresiasi terhadap sistem yang sudah dibangun, sistemnya cukup modern kami lihat di control room juga Integrated Control terhadap proses input dan output-nya itu udah menerapkan prinsip-prinsip modern dalam alat antrian, dalam hal politik control, karena kita lihat tadi losesnya itu batas atas yaitu 12 liter per 8000 liter itu disini mungkin hanya 1 liter per 8000. Jadi itu sudah dalam faktor toleransi alat yang sangat bisa ditolerir,” ujar Noor.

Noor juga menyoroti pentingnya pentingnya zona atau wilayah penyangga (buffer zone) untuk menjaga keselamatan bersama dalam berkegiatan.

 “Nah buffer zone ini yang perlu menjadi PR (pekerjaan rumah) kita bersama karena memang masalahnya tentunya tidak mudah karna melibatkan berbagai pihak, tapi kita tetap optimis dengan berbagai permasalahan yang selama ini sudah kita pecahkan, itu akan bisa kita selesaikan,” kata Noor.

Baca Juga :   Bantu Korban Longsor di Gorontalo, Kementerian ESDM Kerahkan Tim Siaga

Pada kunjungan MWT tersebut, Direktur Teknik dan Lingkungan Migas Noor Arifin Muhammad didampingi Direktur Rekayasa dan Infrastruktur Darat PT Pertamina Patra Niaga Edward Adolf Kawi, PMO Perizinan Pertamina Persero Wianda Arindita, Executive General Manager Jatimbalinus Aji Anom Purwasakti dan Integrated Terminal Manager Surabaya Rahdian Mahardika.

Sementara itu, Direktur Rekayasa dan Infrastruktur Darat PT Pertamina Patra Niaga Edward Adolf Kawi yang turut mendampingi kunjungan, menyampaikan terima kasih kepada Direktur Teknik dan Lingkungan Migas atas beberapa masukan yang telah diberikan terkait aspek safety.

Baca Juga :   Ratusan Petani Kabupaten Magelang Dukung Ganjar-Mahfud

“Ya kami sangat terima kasih dari Pak Dirtekling serta jajarannya bisa melakukan Management Walkthrough, kami perlu beberapa masukan untuk penyempurnaan dari sisi safety karena tadi saya sampaikan bahwa terminal kami di Surabaya ini memang langsung bersentuhan dengan masyarakat,” kata Edward. (**)