Kunjungi OKU Selatan, Dosen Disabilitas Yang Keliling Indonesia di Sambut Sekda

OKU Selatan,Wartaterkini.News–Seorang Dosen tunanetra, Dr. Hj. Murtini, SH. MM, mengelilingi Indonesia demi mencapai gelar Profesor. Perempuan asal Padang, Sumatera Barat itu berkunjung ke OKU Selatan Sumatra Selatan yang menjadi bagian kegiatannya dalam mengelilingi Indonesia yang dimulai dari tahun 2008 hingga saat ini.

“Tujuan saya ingin membuat buku tentang pelayanan publik di semua instansi pemerintah di Indonesia, untuk itu saya harus mengunjungi masing-masing instansi dari kota ke kota dan OKU Selatan termasuk ke 521 kota yang telah dikunjungi,” ujar Murtini, Selasa (15/01/2019).

Selain mengejar gelar profesor, Murtini yang mengaku sebagai putri pertama Mantan Mentri Dalam Negeri Suparjo Rostam ini juga berusaha memecahkan Museum Rekor Indonesia (MURI) tentang pelayanan publik terhadap penyandang difabel atau disabilitas.

Murtini mengaku mendapatkan bermacam-macam sambutan saat berkeliling Indonesia, termasuk ketika berkunjung ke Kabupaten OKU Selatan. Hal itu dikarenakan pada umumnya semua setiap manusia memiliki watak dan sikap yang berbeda-beda.

Baca Juga :  Tolong Bantu Cari, Ade Saputra Warga Keramasan 8 Hari Menghilang

“Saya ini kan cacat, tidak bisa melihat. Saya juga sempat diperlakukan sedikit tidak menyenangkan, dianggap pengemis, dianggap memberatkan. Padahal kunjungannya murni untuk merangkum buku pelayanan public di seluruh Indonesia,” ujar Dosen yang menyandang tunanetra tersebut.

Ia berharap, dari hasil perjalanannya ini bisa menjadi modal bagi dirinya untuk mendapatkan gelar Profesor. Wanita itu mengaku semangatnya tidak pernah luntur untuk meraih cita-citanya. “Walaupun nanti gelar itu diraih dengan penghargaan,” ujarnya penuh harap.

Selain itu, dalam melakukan perjalanan, dia  tidak pernah meminta bantuan biaya dari pihak lain, meskipun dia  juga tidak menolak, ketika ada orang yang memberikan bantuan untuk biaya perjalanannya.

“Saya mulai dengan uang hasil tabungan saya sendiri semenjak menjadi guru dan dosen,” ungkap perempuan kelahiran 19 Maret 1958 yang tak bisa melihat setelah mengalami kecelakaan yang merenggut nyawa 10 orang rekannya karena meninggal di tempat kejadian dan dirinya pun harus buta setelah operasi pada tahun 2007 lalu.

Baca Juga :  Dosen STAIA Halsel Keluhkan Gaji Beberapa Bulan Belum Dibayar Pihak Kampus

Selama menjelajah Indonesia, Murtini yang tercatat sebagai warga Komplek Perwira Tinggi Cibubur RT 1/15 itu melakukan perjalanan seorang diri. Kalau pun diantar, diantar oleh tukang ojek yang ada di Kabupaten kota yang ia kunjungi.

Ia juga mengakui, niatnya melakukan perjalanan keliling Indonesia memang pernah ditentang oleh keluarganya. Namun keinginanya sangat kuat sehingga tidak bisa dicegah oleh keluarga dan pada akhirnya ia memutuskan pergi. Karena keinginannya yang begitu kuat akhirnya keluarganya memberikan izin.

“Akhirnya diizinkan oleh keluarga dengan peraturan boleh pergi tetapi setiap bulan 10 hari wajib berada di rumah,” kata ibu yang memliki enam anak tersebut.

Murtini juga mengungkapkan keinginan awal keliling Indonesia memang dimulai dari Aceh dan sekarang ia berniat untuk bisa keliling Sumatra Selatan.

” Tinggal beberapa Provinsi lagi yang belum dikunjungi,” ungkap istri perwira tinggi tersebut.

Baca Juga :  Bupati Kuryana Azis Pantau Pelaksanaan Pilkades Serentak di Kabupaten OKU

Dr. Hj. Murtini SH. MM, tiba di Kabupaten OKU Selatan dua hari yang lalu tepatnya Hari Minggu 13-01-2019 dan menginap di Hotel Samudra. Usai mengunjungi Polres OKU Selatan, Koramil OKU Selatan, Samsat OKU Selatan, Sekretariat KPU OKU Selatan, Dr. Hj. Murtini SH. MM, menyambangi ruang lingkup Pemerintah Daerah OKU Selatan.

Sesampainya di ruang lingkup perkantoran pemerintah OKU Selatan diterima dan disambut oleh Sekretaris Daerah OKU Selatan (Sekda) H.Romzi, SE. Dalam pertemuan tersebut Sekda OKU Selatan mewakili Bupati dan Wakil Bupati OKU Selatan menyampaikan permohonan maaf karena sedang di luar kota untuk urusan pekerjaan, Sekda juga menyampaikan permohonan Maaf apa bila sambutan dari jajarannya yang kurang berkenan dihati.

Selain itu Romzi juga berdecak kagum atas keberanian dan kemauan keras Dr Hj Murtini SH MM, untuk mengelilingi Indonesia dengan kondisinya yang tunanetra dan seorang diri. (Red)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini