KPU Pamekasan Gelar Sosialisasi Tahapan Pemilu

Pamekasan Jatim, wartaterkini.newsKomisi Pemilihan Umum (KPU) Pamekasan menggelar acara “Sosialisasi Tahapan Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024”. Sosialisasi dilakukan melalui Media Gathering yang berlangsung di Aula Hotel Odaita Jalan Raya Sumenep, pada Rabu (23/11/2022).

Dalam kegiatan tersebut, setiap penambahan Daerah Pemilihan (Dapil) Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus melalui mekanisme yang ada di wilayah Kabupaten Pamekasan.

Devisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan SDM, Fathorrahman kepada awak media ini menyampaikan, untuk mekanisme penambahan Dapil harus sesuai dengan amanah Undang-Undang.

Baca Juga :  Bupati OKI Luncurkan Buku Baca Tulis Al-Qur'an untuk Anak

“Rencana merubah dan menambah satu Daerah Pemilihan (Dapil) untuk pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang harus sesuai dengan amanah Undang-Undang, KPU harus mengusulkan rancangan Dapil,” ujar Fathorrahman.

Dikatakan, setidaknya KPU Pamekasan telah mengusulkan minimal 2 rancangan Dapil ke KPU RI.

“Dan untuk KPU RI mengumumkan kepada masyarakat, yang nantinya masyarakat akan memberikan tanggapan tentang usulan rancangan Dapil yang telah di usulkan,” jelasnya.

Baca Juga :  4 Tahun Kepemimpinan H2G Dan HJ Suwarti, Sukses Program Musi Rawas Sempurna Cerdas 

Namun untuk rancangan usulan Dapil yang telah diterima oleh KPU RI harus melalui tahapan selanjutnya yaitu uji publik. Uji publik ini melibatkan semua stakeholder, seperti Pemerintah Daerah, partai politik, tokoh masyarakat, praktisi, akademisi dan yang lain.

“Artinya, pihaknya tetap mengacu pada mekanisme, dengan dukungan dari masyarakat merupakan hal yang paling diharapkan,” harapnya.

Sementara itu, untuk Daerah Pemilihan di Kabupaten Pamekasan sebelumnya ada 5 Dapil di 13 kecamatan yang ada di Kabupaten Pamekasan. Dan KPU Pamekasan mengusulkan untuk menambah 1 Dapil.

Baca Juga :  Unit Reskrim Polsek Kualuh Hulu Amankan 2 Pengedar Sabu di Gunung Melayu

Kemudian untuk rencana penambahan Dapil tersebut dilakukan dengan cara memecah dua Dapil pada pelaksanaan pemilu sebelumnya.

“Yakni Dapil III dan Dapil V. Dan rencana penambahan Dapil tersebut difokuskan di dua Dapil berbeda,” pungkasnya. (Mz/Red)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini