Kota Palembang Siap Menjadi Tuan Rumah UEA South Sumatra Summit 2019

Palembang, Wartaterkini.News –setelah kerap menjadi tuan rumah berbagai kegiatan internasional, kini Sumatera Selatan kembali dipercaya menjadi tuan rumah sebuah konferensi internasional UEA (Urban Enviromental Accords) yang merupakan organisasi internasional dibawah PBB mempercayakan Sumatera Selatan tepatnya Kota Palembang menjadi tuan rumah  konferensi mereka.  Konferensi internasional ini nantinya akan digelar pada tanggal 23 – 25 Oktober 2019.

Staf Khusus Gubernur Sumsel Bidang Perubahan Iklim, Najib Asmani dalam audiensinya dengan Walikota Palembang Harnojoyo Selaku tuan rumah menyampaikan  terpilihnya Kota Palembang sebagai tempat penyelenggara kegiatan UEA merupakan keputusan KTT UEA Melaka 2017 pada 9 September 2017 di Kota Melaka Malaysia yang secara aklamasi menyetujui dan memutuskan Sumatera Selatan bertempat di Kota Palembang, mengingat Palembang adalah kota yang menuju ke kota metropolitan, yang memiliki banyak pengalaman dalam menyelenggarakan acara internasional serta di beberapa kabupaten banyak kegiatan dibidang pembangunan hijau dan rendah emisi. Audiensi berlangsung di Rumah Dinas Walikota Palembang, Jumat (01/02/2019).

Baca Juga :  Mewakili Bupati, Asisten III Terima Kunker Pemko Sabang

Selanjutnya dijelaskan Najib Asmani thema yang diusulkan pada 2019 UEA South Sumatra Summit  ( KTT Sumatera Selatan UEA Tahun 2019) adalah “Kota dan Kabupaten yang Cerdas dan Berkelanjutan (Sustainable and Smart Cities and Districts)” dengan pertimbangan bahwa komitmen untuk mengimplementasikan 21 aksi dan 7 wilayah UEA harus diperluas, tidak hanya di kota-kota metropolitan dan kota-kota besar, tetapi juga untuk pemerintah daerah atau kabupaten atau ibukota kabupaten sebagai kota-kota sedang dan kecil.

“ Tujuan dari 2019 UEA South Sumatra Summitadalah mengembangkan kebijakan ramah lingkungan bagi stakeholder untuk mengimplementasikan pembangunan hijau rendah karbon mendukung Agreement dalam Nationally Determined Contribution (NDC),kesepakatan UEA 2015 dan konvensi international terkait dukungan lainnya”, ujar Najib Asma

Tujuan lain dari kegiatan ini adalah mengintegrasikan kabupaten/distrik ke dalam Indeks UEA ( Deklarasi UEA Palembang 2019) dan menjalin kemitraan dengan berbagai stakeholder untuk mencari inisiatif, pengalaman dan promosi tentang kegiatan yang ramah lingkungan, rendah emisi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, pungkas Najib Asmani.

Baca Juga :  Guna Memberikan Rasa Aman dan Nyaman Aipda Haerul Patroli Perairan Selat Bali.

Sementara Walikota Palembang, Harnojoyo menyambut baik rencana kegiatan ini bahkan beliau sangat berterima kasih terpilihnya Kota Palembang sebagai tuan rumah 2019 UEA South Sumatra Summit.

“Apa yang telah disampaikan tadi terus mendukung dan menjadi tugas kita bersama-sama bersama OPD terkait serta pengalaman Kota Palembang sebagai tuan rumah internasional yang sudah baik dan untuk event ini harus lebih baik lagi”, kata Harnojoyo.

“Selaras dengan apa yang akan dilakukan jelas yaitu kesesuaian dengan lingkungan perkotaan dan ini juga yang selama ini kita lakukan terkait dengan Program Unggulan Kota Palembang yaitu Gotong Royong”, lanjut Harnojoyo.

Hanojoyo juga meminta nantinya pada saat penyelenggaraan acara UEA South Sumatra Summit 2019 agar peserta ikut dalam kegiatan Gotong Royong dan juga sholat Subuh berjemaah bagi peserta yang muslim.

Baca Juga :  Penambahan Kasus Positif Covid-19 di Sumsel, Palembang Sumbang 32 Kasus

“Kita lakukan gotong royong bersama-sama sebagai simbol dari Gerakan Revolusi Mental yang juga dilaksanakan di Korea Selatan pada saat penyelenggaraan UEA dan kita Indonesia yang disebut sebagai penyumbang sampah terbesar dengan gerakan Revolusi Mental akan merubah perilaku masyarakat”, ujar Walikota Palembang.

2019 UEA South Sumatra Summit akan dilaksanakan di Kota Palembang Sumatera Selatan pada Tanggal 23 – 25 Oktober 2019bertempat di Hotel Novotel Jalan R. Sukamto No 8A Koata Palembang Sumatera Selatan sedangkan peserta diharapkan 157 kota dan kabupaten 53 negara Anggota UEA, Kota dan Kabupaten di Indonesia/Negara lain Non Anggota UEA, Perusahaan dan BUMN (Governmment and Private Sector), NGO Domestik dan Internasional, Tenaga Pendidik dari Perguruan Tinggi, Sekolah, Peneliti dan Stakeholder lainnya. (Cly/Red)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini