Senin, Juni 27, 2022
Google search engine
BerandaMaluku UtaraHalmahera TimurKorupsi Dana Desa, Mantan Kades Majiko Tongone Haltim Dijatuhi Hukuman 2 Tahun...

Korupsi Dana Desa, Mantan Kades Majiko Tongone Haltim Dijatuhi Hukuman 2 Tahun Penjara

Haltim Maluku Utara, wartaterkini.news – Mantan Kepala Desa (Kades) Majiko Tongone, Kecamatan Wasile Utara, Kabupaten Halmahera Timur Maluku Utara dijatuhi hukuman 2 tahun penjara dikarenakan melakukan korupsi dana desa senilai Rp. 186 juta.

Uang hasil korupsi yang seharusnya digunakan untuk pembangunan, justru dipakai Mantan Kades, Syukurmun Hi. Soleman untuk keperluan pribadinya.

Hal itu terungkap saat Majelis Hakim membacakan berkas putusan di Pengadilan Tipikor Ternate. Rabu (02/12/2020).

Baca Juga :  Lepas Sambut Kapus Buho-Buho Disertai Sosialisasi Vaksin oleh Bupati Morotai

Akibat perbuatannya, Syukurmun Hi. Soleman di jatuhi Hukuman 2 Tahun Kurungan dan diwajibkan membayar denda Rp.100 juta serta uang pengganti sebesar Rp.186 juta.

“Menjatuhkan terhadap terdawa Syukurmun Hi. Soleman dengan pidana penjara selama Dua tahun denda Rp.100 juta subsider 3 bulan kurungan, dan uang Ganti sebesar Rp.186 Juta Subsider 9 Bulan Kurungan” kata Ketua Majelis Hakim Wilson pada sidang yang digelar. Rabu-red

Baca Juga :  Polres Morotai Ikuti Upacara Peringatan HUT Bhayangkara ke - 75 Secara Virtual

Syukurmun Hi.Soleman dinyatakan bersalah melanggar Pasal 3 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Berdasarkan audit dari Inspektorat Halmahera Timur, telah terjadi penyimpangan yang menyebabkan kerugian keuangan negara sebesar Rp.186 Juta” ujar Wilson (Ketua Majelis Hakim)

Menanggapi putusan tersebut, baik Jaksa Penuntut umum maupun terdakwa melalui penasihat hukumnya mengaku Menerima Putusan Hakim.

Kasus korupsi Dana Desa terungkap adanya laporan fiktif penggunaan anggaran dana desa pada tahun 2017 sebesar Rp.186 Juta.

Baca Juga :  Dipentaskan 2022 Penari, Tarian Tokuwela Morotai Resmi Pecahkan Rekor Dunia

Beberapa pembangunan fisik, pemberdayaan masyarakat tidak dilakukan. Uang itu justru digunakan untuk memperkaya diri sendiri dan kebutuhan lain terdakwa. (RAH/Red)

Print Friendly, PDF & Email
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Covid-19 Counter

Indonesia
6,080,451
Total Kasus
Updated on 26 June, 2022 11:24 pm

Paling Populer

Headline News