Kamis, Januari 27, 2022
Google search engine
Google search engine
BerandaBeritaKorban Terbawa Arus Lahar Dingin di Kali Bebeng Ditemukan

Korban Terbawa Arus Lahar Dingin di Kali Bebeng Ditemukan

Magelang Jateng, wartaterkini.news–Setelah dilakukan pencarian oleh tim gabungan selama tujuh hari, korban terbawa arus lahar dingin Kali Bebeng akhirnya ditemukan, Selasa (07/12/2021) pukul 11.30 WIB. Korban ditemukan di alur hulu Kali Bebeng, Desa Kaliurang, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang.

(foto: Narwan/WT)

Korban ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia. Diketahui identitas korban adalah Hendri Susanto (29) warga Pagersari RT 04/02 Kelurahan Pagersari, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang. Dia terbawa arus lahar dingin bersama truk yang dikemudikannya pada Rabu (01/12/2021).

Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun, S.H., S.I.K. melalui Kasihumas Iptu Abdul Muthohir menjelaskan kronologi ditemukannya korban arus lahar dingin tersebut. Adapun yang melihat pertama kali adalah Saksi 1, Ajib (34) warga Dusun Trolikan, Desa Banyuadem, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang.

Baca Juga :  Awali Pemberlakuan PPKM Darurat, Tiga Pilar Kota Magelang Apel Gelar Pasukan

Dijelaskan Muthohir, sewaktu Saksi 1 sedang menambang pasir secara manual dengan kedalaman kurang lebih 1,5 meter mencium aroma tidak sedap. Karena merasa curiga kemudian saksi menggali lebih dalam lagi untuk mencari sumber aroma.

“Kemudian setelah digali lebih dalam Saksi 1 melihat kain warna biru. Setelah dipastikan ternyata adalah bagian tubuh manusia,” jelas Muthohir.

Dengan adanya hal tersebut Saksi 1 melaporkan ke Saksi 2, Nida Nur Afandi (38) warga Dusun Srumbung Krajan, Desa/Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang. Saksi 2 kemudian meneruskan atau melaporkan ke Kapolsek Srumbung.

Baca Juga :  Dandim bersama Kapolres Pamekasan Blusukan di Pasar Kolpajung Bagikan Masker

“Atas laporan tersebut Petugas Polsek Srumbung dan unit INAFIS Satreskrim Polres Magelang yang dipimpin oleh Kapolsek AKP Sumino, S.Sos, M.M. meluncur ke lokasi untuk melakukan evakuasi,” terang Iptu Muthohir.

Sementara itu, Kapolsek Srumbung menjelaskan proses evakuasi dilakukan bersama TNI Polri, Basarnas dan relawan sekitar 15 orang.

“Saat diketemukan posisi korban dalam keadaan telungkup, kaki kanan terhimpit batu besar, kepala menghadap ke utara, memakai kaos warna biru,” jelas AKP Sumino.

Baca Juga :  Gara-Gara Sertifikat Tanah, Berujung Pengeroyokan Di Cikarang Kota

Setelah berhasil dievakuasi, selanjutnya korban dibawa ke RSUD Muntilan untuk dilakukan pemeriksaan. Menurut keterangan dari Dokter Vista, korban mengalami luka pada bagian muka, terlihat muka korban telah hancur.

“Setelah selesai dilakukan pemeriksaan korban dibersihkan dan dikafani untuk diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan,” pungkas Kapolsek Srumbung AKP Sumino. (Narwan/Red)

Print Friendly, PDF & Email
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine

Covid-19 Counter

Indonesia
4,301,193
Total Kasus
Updated on 26 January, 2022 9:16 pm

Paling Populer

Headline News

error: Content is protected !!