Korban Penganiayaan Oknum Kades di OKU Timur Terima Kompensasi 150 Juta

OKU Timur Sumsel, wartaterkini.news–Berujung damai, Reni (33) korban penganiayaan oleh Sungitman oknum Kades Banban Rejo, Madang Suku II, OKU Timur terima uang damai fantastis mencapai Rp 150 Juta.

Perdamaian antara kedua bela pihak dibuktikan dengan sebuah surat yang ditanda tangani oleh masing-masing dan disaksikan langsung oleh Kanit Pidum Polres OKU Timur Ipda Miming, Kabag Hukum Setda OKU Timur Sumarno dan juga Erwani Kuasa Hukum dari Kades Sungatmin bertempat di Ruangan Unit Pidum Satreskrim Polres OKU Timur, Kamis (26/8/2022) malam.

Baca Juga :  Pernyataan Plt. Kadis PUPR Kerinci Proyek PL Sesuai Proses Terbuka di LPSE

Sungitman oknum Kades Banban Rejo sudah beberapa kali dipanggil oleh pihak kepolisian untuk memberikan keterangan dalam pemeriksaan.

Ia diduga telah melakukan penganiayaan hingga membuat korban patah tulang di bagian pergelangan tangan sebelah kiri.

Setelah beberapa kali dimediasi, korban dan pelaku akhirnya sepakat untuk damai dan sang oknum kades memberikan sejumlah uang ratusan juga tersebut kepada Reni.

“Saya sudah tanda tangan perdamaian antara saya dengan pak Kades Sungatmin, sesuai dengan apa yang ada isi perdamaian tersebut saya mencabut laporan saya karena mereka sudah memiliki etikat baik dan mengaku salah,” ucap Reni.

Baca Juga :  Unit Reskrim Polsek Kualuh Hulu Amankan Terduga Pelaku Penganiayaan

Reni mengaku ikhlas memaafkan oknum Kades yang menganiaya dirinya dan Reni meminta agar tidak ada intimidasi dan pelaku tidak mengulangi perbuatan seperti ini lagi.

Korban juga menyebutkan bahwa ia sudah mendapatkan ganti rugi dari pelaku sebesar Rp 150 Juta.

“Alhamdulillah baru tadi sore beliau mengganti seluruh kerugian saya,”ungkapnya.

Sementara itu, Kabag Hukum Setda OKU Timur Sumarno yang mewakili pemerintah daerah mengatakan, sudah dilakukan proses mediasi antara keduanya dan akhirnya sepakat damai.

Baca Juga :  Afdeling I PTPN IV Kebun Mandoge Terkesan Tidak Terawat, Asisten Afdeling I Siap Melakukan Pembenahan

“Karena kades merupakan binaan Pemda OKU Timur, jadi kami mewakili pemda disini punya kewajiban untuk mencari solusi terbaik,” bebernya.

Dalam proses pemeriksaan dan perdamaian ini, lanjut Sumarno, Kades Banban Rejo sudah mengakui kesalahannya.

“Mudah-mudahan ini menjadi pembelajaran bagi kades Sungatmin dan kepala desa yang lainya,” tutupnya. (Ril/Red)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini