banner 728x250

Kominfo Dukung KPU Sukseskan Kampanye Pemilu Damai 2024

Jakarta, wartaterkini.news– Kementerian Komunikasi dan Informatika memberikan dukungan pada narasi besar “Pemilu sebagai Sarana Integrasi Bangsa” Komisi Pemilihan Umum (KPU) dengan mendorong kampanye Pemilu Damai 2024.

“Narasi Pemilu Damai 2024 berfokus pada pesan untuk menggunakan hak memilih dan dipilih, menjadi pemilih cerdas, dan menjaga ruang digital agar tetap sehat dan kondusif,” kata Menteri Komnikasi (Menkominfo) Budi Arie Setiadi dalam keterangannya terkait Kick Off Demi Indonesia Cerdas Memilih di Jakarta, seperti dikutip pada Jumat (8/12/2023).

Menurut Menteri Budi Arie, di awal rangkaian pelaksanaan Pemilu 2024 masih terjadi kekacauan informasi, atau information disorder.

Baca Juga :   Pastikan Persiapan Pengaman Pemilu, Wakapolda Sumsel Kunjungi Polres OKU Selatan

Hal itu menjadi tantangan tersendiri bagi Kementerian Kominfo, sebagai dampak pemanfaatan teknologi informasi.

“Dapat berbentuk misinformasi, disinformasi, dan malinformasi. Dengan 42 persen publik Indonesia percaya disinformasi seputar Pemilu, apabila tidak diantisipasi, kekacauan informasi dapat menghasilkan polarisasi dan berdampak pada kepercayaan demokrasi, institusi penyelenggara Pemilu, serta penyelenggaraan Pemilu,” jelasnya.

Dia mencontohkan keberadaan informasi palsu terkait kecurangan Pemilu Amerika Serikat 2022 yang mengakibatkan pesimisme terhadap demokrasi.

Di Malaysia, keberadaan pasukan siber berbasis politik identitas telah memperkuat polarisasi berbasis agama dan etnis.

Selain itu, penyebaran narasi politik identitas saat pemilu terbukti menurunkan kepercayaan antarpemeluk agama di India.

Baca Juga :   Diduga Kelelahan Setelah Bertugas, Anggota KPPS di Pangandaran Meninggal Dunia

“Belajar dari pelaksanaan Pemilu di sejumlah negara, tantangan tersebut memiliki dampak signifikan pada kualitas demokrasi dan penyelenggaraan Pemilu,” ujar Budi Arie Setiadi.

Oleh karena itu, Menkominfo Budi Arie mengajak seluruh masyarakat Indonesia meningkatkan literasi digital dan tidak ikut menyebarkan berita palsu atau hoaks yang diterima di media sosial.

“Demi indonesia cerdas memilih ini, saya mengajak seluruh masyarakat indonesia untuk bersama-sama meningkatkan literasi digital, dan tidak begitu saja percaya, apalagi menyebarkan hoaks,” kata Menkominfo menandaskan.

Turut hadir dalam acara itu, Ketua Bawaslu Rahmat Bagja, Kepala Badan Pemelihara Keamanan Polri Komisaris Jenderal Polisi Muhammad Fadil Imran, Staf Ahli Panglima TNI Laksamana Muda TNI Dato Rusman Sutan Nurdin, Ketua Dewan Pers Niniek Rahayu, dan Pemimpin Redaksi Detik.com Alfito Deannova. (*)