banner 728x250

Ketua KPK Firly Bahuri Bakal Hadir di Acara PWDPI Sumsel

Palembang Sumsel, wartaterkini.news– Fokus Group Diskusi (FGD) terkait Pelaksanaan pemilu bersih dari korupsi di Palembang Sumatera Selatan yang akan digelar pada Bulan Maret 2023 nanti bakal dihadiri berbagai pihak.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) Muhammad Nurullah Roni Salim, Minggu (29/01/23)di Palembang.

โ€œBeberapa waktu lalu DPP PWDPI sudah di hubungi secara langsung oleh pihak KPK dan dipastikan Ketua KPK Firli Bahuri akan langsung menghadiri FGD sekaligus menerima penghargaan dari PWDPI,โ€ Kata Nurul.

Nurul menyampaikan bahwa tema yang akan diusung adalah pemilu yang bersih dari perilaku korupsi dan stop berita hoax.

Baca Juga :   Pentingnya Sinergi untuk Berantas Korupsi di Indonesia

โ€œ Sedikit mengulas dalam putusannya, MA menyatakan bahwa larangan mantan narapidana kasus korupsi menjadi caleg bertentangan dengan UU Pemilu. Eks koruptor dapat mencalonkan diri sebagai caleg dengan syarat-syarat yang ditentukan UU Pemilu, hal ini merupakan bahan diskusi disamping mencari ide dan gagasan menciptakan pemilu bersih dari korupsi,โ€ ulas Nurul.

Sementara itu Ketua Panitia Daeng Supriyanto menambahkan bahwa FGD nanti juga akan mengulas tentang berita hoaks yang kini bahkan sudah menjadi bagian dari politik dan tidak bisa dipisahkan.

Kecenderungan ini tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga di berbagai negara. Trennya relatif sama, yaitu menggunakan hoaks secara sengaja untuk memprovokasi mayoritas. Kebiasaan masyarakat yang mudah menyebar informasi juga menjadi kendala. Dimana sebuah informasi yang sudah dikategorikan sebagai hoaks, masih terus disebarluaskan dengan modifikasi tertentu.

Baca Juga :   Hari Libur Disdukcapil Aceh Jaya Tetap Lakukan Perekaman e-KTP

Meningkatnya jumlah hoaks dengan tema politik yang berhasil diverifikasi, berpotensi mengancam kualitas pesta demokrasi.

“Hoaks tak hanya merusak akal sehat calon pemilih, namun juga mendelegitimasi proses penyelenggaraan pemilu, dan lebih parah lagi, mampu merusak kerukunan masyarakat yang mengarah ke disintegrasi bangsa,โ€ ujarnya.

Masyarakat harus memahami bahwa hoaks berbahaya bagi masa depan bangsa kita, namun itu saja tidak cukup. Masyarakat juga harus memiliki kemampuan memilah dan memilih mana berita yang benar dan mana yang keliru.

Baca Juga :   Cek Stok Beras, Tim Satgas Pangan Bareskrim Mabes Polri Kunjungi Pelabuhan Bom Baru

“Guna mensukseskan acara itu kita sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak diantaranya Ketua KPU Sumsel Amrah Muslim dan beberapa Ketua Parpol”,tambah Daeng. (Arman/Red)