Kemendagri Permudah Penerbitan Akta Kematian Korban Lion Air Jt-610

Jakarta,wartaterkni.news-Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mempermudah penerbitan akta kematian, bagi korban pesawat Lion Air JT 610, dengan menggunakan surat keterangan dari kepolisian.

“Jadi kami sudah berkoordinasi dalam pengurusan akta kematian. Karena ujung-ujungnya kan akta kematian kemudian memasukkan dalam database kependudukan bahwa orangnya sudah meninggal,” ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (2/11).

Baca Juga :  Paguyuban Wedding Enterpise Gelar Simulasi Protokol Kesehatan Di Pesta Pernikahan

Menurut Zudan, biasanya  penerbitan akta kematian oleh Dukcapil memerlukan sejumlah persyaratan antara lain Kartu Tanda Penduduk (KTP, akta kelahiran dan akta perkawinan orang tua, dan atau suami/istri, surat pengantar dari kelurahan, dan KTP dua orang saksi kematian.

Namun, khusus untuk korban Lion Air JT 610 yang sudah teridentifikasi di RS Polri Kramat Jati, Dukcapil hanya mensyaratkan surat keterangan dari polisi untuk penerbitan akta kematian.

Baca Juga :  Pegawai Kemenku Jadi Penumpang Lion Air JT610 Mentri Keuangan Datangi Kantor Basarnas

“Nanti kita komunikasikan karena kalau akta kematian kan harus ditandatangani kepala dinasnya, nanti bisa dibuatkan di sana langsung atau dikirim. Datanya kami kirim, Dukcapil di sana langsung bisa membuatkan, tugaskan staf, kirim ke RS, langsung kita berikan ke keluarganya,” tambahnya.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) menyatakan akan membantu identifikasi korban pesawat Lion Air JT 610. (Eko/Red)

Baca Juga :  Kapolres Polres Magelang Kota Pimpin Sertijab Kasat Reskrim dan Kasat Lantas
Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini