Keluarga TSK Merasa Kecewa Terhadap Oknum Penyidik Unit PPA Polres OKI

OKI Sumsel, wartaterkini.news–Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA)di Kepolisian Polres Ogan Komering Ilir (OKI) Kecamatan Kayuagung Sumatera Selatan, dalam memeriksa sebuah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak seorang penyidik tindak pidana harus memiliki analisis sosial dan analisis gender yang kuat.

Oleh sebab itu,  penyidik tindak kekerasan di Unit PPA jangan hanya sebagai layanan tapi juga bagaimana mencapai pemulihan bagi korban dan juga seharusnya bisa memberikan kenyamanan bagi yang melakukan tindak kekerasan.

Namun hal itu hanya jadi isapan jempol belaka.

Baca Juga :  Polresta Sidoarjo Berhasil Amankan 3 Tersangka Pengedar Sabu Jaringan Bali

Melalui pesan singkat WhatsApp, keluarga TSK menceritakan kepada media semua kejadian yang di alami TSK pada Kamis (21/07/22) yang lalu.

Pasalnya diduga oknum penyidik yang berinisial Briptu IM yang terlalu cepat menetapkan seseorang terlapor menjadi tersangka.

Hal itu terlihat dalam perkara korban berinisial an A A Bin ANWAR SADAT, atas dasar laporan Polisi Nomor  : LP / B / 193 / V / SPKT / Polres OKI / Polda Sumatera Selatan tanggal 05 Mei 2022.

Melalui Briptu IM dalam perkara ini TSK  berinisial EF bin A.SALEH dalam perkara ini penyidik IM menjatuhinya Pasal 80 UU RI NO 35 THN 2014 tentang perubahan atas UU RI NO 23 Thn 2002.

Baca Juga :  Mantan Kalapas I Palembang Jabat Kakanwil Kemenkumham Sumsel, Ini Profilnya

Seharusnya penyidik melakukan mediasi terlebih dahulu diruang mediasi, karena perkara tersebut masih dapat diselesaikan dengan cara kekeluargaan, dan mempertemukan antara kedua belah pihak, yang berdasarkan peraturan Kapolri Republik Indonesia No 8 Thn 2021 Tentang penanganan tindak pidana berdasarkan keadilan Restoratif.

Sejauh ini Unit PPA memang menjadi pendukung yang luar biasa bagi para korban. Unit PPA juga berisi penyidik yang memiliki kualifikasi khusus untuk memeriksa perempuan dan anak korban kekerasan.

Baca Juga :  Terungkap Sudah Pembunuh Rojali Desa Sejangko Akhirnya Dibekuk

Sudut pandang yang digunakan Unit PPA juga dinilai sudah cukup baik dalam mendampingi korban. Namun, secara tidak langsung Briptu IM telah memudarkan sudut pandang tersebut. Struktur belum kuat karena pengambil keputusan diduga sepihak.

Kepada Pimpinan Kapolres OKI  AKBP Dili Yanto., SIK.,SH.,MH agar sekiranya mengevaluasi penyidik tersebut,
sampai berita ini ditayangkan Briptu IM enggan dikonfirmasi sejauh ini. (Fitri/Red)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini