Kearifan Lokal Wisata Budaya Bubus Tebat Patut Dilestarikan

Pagaralam Sumsel, wartaterkini.news–Bertempat di Kecamatan Dempo Tengah Walikota Pagaralam Alpian Maskoni. SH. bersama masyarakat Karang Dalo dan sekitarnya melakukan kegiatan bubus tebat, di Tebat Libagh. Minggu (18-04-2021).

Kegiatan bubus tebat merupakan kegiatan tahunan salah satu kegiatan rutin dilakukan masyarakat secara bersama-sama penangkapan ikan dengan menggunakan jaring.

Pantauan rekan wartawan dilapangan Walikota Pagaralam Alpian Maskoni yang didampingi Sekretaris Daerah dan Dinas terkait, camat dan warga sekitar ikut serta kegiatan penangkapan dengan turut masuk kedalam tebat untuk menangkap ikan.

Walikota Pagaralam Alpian Maskoni dibincangi media mengatakan kegiatan bubus tebat ini merupakan kearifan lokal masyarakat Karang Dalo yang harus tetap dijaga.

Baca Juga :  Polres Metro Bekasi Gencarkan Himbauan Disiplin Protokol Kesehatan Kepada Masyarakat

Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan yang biasa dilakukan dibulan puasa atau menjelang lebaran idul Fitri.

“Untuk bibit ikan di Tebat ini berasal dari Balai Benih Ikan Kota Pagaralam yang bersama-sama dengan DPRD Provinsi Sumatera Selatan ditebarkan pada tahun kemarin”, kata Pian

Masih menurut Pian Kedepannya Tebat Libagh tersebut akan difokuskan menjadi salah satu objek wisata Pagaralam dengan mengadakan event yakni festival bubus tebat tiap tahunnya.

Baca Juga :  25 Tahun, Sanggar Seni Cempako Pertahankan Kearifan Lokal

Pantauan wartawan dilapangan pada kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Asisten I, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Camat Dempo Tengah dan Lurah Karang Dalo beserta masyarakat.

Tampak mereka sangat senang sekali dalam kegiatan tersebut apalagi ikan yang didapat banyak yang besar besar.

Terpisah, Dian warga Kota Pagaralam dimintai pendapatnya mengatakan
tradisi bubus tebat adalah satu warisan budaya yang hampir ada disetiapp desa di kota pagaralam.

Kegiatan tahun tersebut menjadi sorotan publik dan menarik kita sebagai masyarakat wajib untuk melestarikan menjaga mendukung kearifan lokal sebagai masyarakat mudah mudahan pemerintah kota terus mendukung kegiatan ini.

Baca Juga :  Gubernur Sumsel Lantik Pengurus Adat Sumsel Agar Adat Budaya Tetap Lestari

“Alhamdulillah kegiatan ini masih ada di Dusun desa seperti Karang Dalo,tanjung Aro dan desa muara tenang di Kota Pagaralam ini”.ungkapnya

Ini adalah salah satu bentuk cara Merawat dan melestarikan budaya nenek moyang kita adalah menjadi amanah bagi kita semua untuk terus lestari dan menjadi daya tarik tersendiri menjadi objek wisata budaya kita khususnya dikota pagaralam ini. (Boy/red)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini