banner 728x250

Kasek SMPN 2 Cluring Catut Intitusi Tiga Pilar Desa Terkait Relokasi Parkir Motor Siswa*

BANYUWANGI -wartaterkni news- Kasus dugaan pungli terjadi di SMPN 2 Cluring, Desa Tamanagung, Kabupaten Banyuwangi. Berdalih program sekolah atasi kenakalan siswa, kususnya siswa yang diduga sering merokok dan bolos saat jam sekolah, penitipan motor yang ada di masyarakat diambil alih oleh pihak sekolah.

Selain itu, dengan dalih agar wali murid tak terbebani dana PSM (Peran Serta Masyarakat), parkir motor siswa yang saat ini berlokasi di lahan milik sekolah tersebut berbayar senilai Rp. 2000 permotor disetiap harinya. Sementara jumlah siswa – siswi SMPN tersebut sebanyak kurang lebih 500 pelajar.

Dra. Sri Yuniwati, saat dikonfirmasi, Senin (06/05/2024) mengakui adanya relokasi parkir tersebut. Pihaknya juga mengakui jika ada pungutan parkir senilai Rp. 2000 permotor pelajar.

Bahkan, dalam proses relokasi itu pihaknya juga mengaku sudah berkomumikasi dengan pihak Tiga Pilar Desa Tamanagung, termasuk komite sekolah dan perwakilan walimurid, untuk rapat membahas relokasi tersebut.

“Saya sudah berkomunikasi dengan Polsek Cluring, Koramil Cluring, dan pihak desa. Ini untuk program sekolah. Karena terdapat nilai buruk disejumlah siswa,” jelasnya.

Baca Juga :   Sadis!! Tanpa Busana  Mayat Perempuan di Temukan  Warga Terapung di Sungai

Saat dikonfirmasi terkait pungutan parkir itu pihaknya menjawab biaya parkir untuk biaya operasional, diantaranya untuk bayar petugas parkir dan pembangunan mushola sekolah.

“Untuk operasional. Hasil parkir ini juga untuk pengganti PSM, agar walimurid tak terbabani dana PSM,” paparnya.

Sementara itu, Budi perwakilan Tiga Pilar Desa Tamanagung, membenarkan jika ada relaokasi itu. Karena pihak desa dilibatkan untuk masalah relokasinya, namun tidak dengan pungutan parkirnya.

“Kita juga diundang untuk membahas relokasi itu. Karena menurut pihak sekolah, untuk mengurangi kenakalan pelajar. Kalau untuk masalah pungutannya kami tidak tahu menahu, bahkan sempat kami ingatkan jangan sampai ada pungutan,” terangnya. **