Kapolres OKU Janji Tangkap Pelaku Penembak Satria

BATURAJA wartaterkini.news– Kapolres Ogan Komering Ulu (OKU), AKBP NK Widayana Sulandari berjanji akan menindak tegas dan menangkap para penjahat alias bandit yang menewaskan Satria (15), pelajar kelas 3 SMP di OKU.

Diketahui, tewasnya korban akibat berupaya memukul salah satu penjahat yang hendak kabur usai melarikan motor Yamaha Vixion milik salah satu warga kampung korban di di Lorong Ogan RT 18 RW 06 Kelurahan Baturaja Lama, Kecamatan Baturaja Timur, Jumat (12/10) pukul 03.00 Wib lalu.

Kapolres OKU, AKBP Dra Ni Ketut Widayana menegaskan pihaknya sudah menyebar anggotanya untuk mencari dan menangkap para pelaku. Untuk itu, pihaknya juga meminta dukungan masyarakat. Apabila ada informasi mengenai apapun terkait kasus tersebut, Kapolres meminta untuk segera disampaikan ke pihaknya.

“Tim Jatanras Polda Sumsel sekarang sudah ada di OKU untuk membantu kita menangkap pelaku, apabila ada informasi tolong disampaikan, saya tidak akan membiarkan kezoliman ini terjadi,” katanya, Minggu (14/10) kepada wartawan.

Baca Juga :  Tingkatkan Potensi dan Karakter Santri Pangandaran, HAMADA Gelar Lomba Antar Diniyah

Sesuai instruksi Kapolda Sumsel, Kapolres mengatakan, akan melakukan tindakan tegas terhadap para tersangka.

Ia telah memerintahkan Kabag Ops dan Kasat Reskrim Polres OKU dan diback up Tim Jatanras Polda Sumsel untuk mengungkap dan menyelesaikan kasus ini. ”Pelaku akan kita tindak tegas,” tandasnya.

Seperti diketahui, Satria (15) alias Tata, ditemukan tekapar bersimbah darah. Usai ditembak salah satu kawanan tersangka pencurian sepeda motor yang beraksi di kampung korban Jumat (12/10), sekitar pukul.03.00 wib.

Korban yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan di tempat menjual nasi goreng di kawasan Ramayana itu tewas dengan luka di bagian belakang lehernya akibat ditembak oleh satu dari enam kawanan perampok yang hendak beraksi mencuri sepeda motor di kampungnya ini.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, warga Lorong Ogan saat itu dikejutkan dengan kedatangan enam pria tak dikenal menggunakan 3 sepeda motor metic hendak melakukan pencurian satu unit sepeda motor Yamaha Vixion warna hitam BG 2815 FAI milik Aslim.

Baca Juga :  Kapolres OKU Tandatangani NPHD Pengamanan Pemilukada 2020

Namun ketika hendak membawa sepeda motor curian kepergok warga yang sedang menyiapkan acara hajatan di sekitar lokasi kejadian. Saat mau kabur, pelaku kesulitan menghidupkan sepeda motor akhirnya motor ditinggalkan dan kawanan bandit kabur sambil memerintahkan warga tiarap.

Melihat pelaku mengacungkan senpi rakitan jenis pistol warga ketakutan, sambil tiarap ada warga yang berteriak maling. Mendengar teriakan maling, korban yang berada sekitar 50 meter dari tempat pencurian itu berinisiatif membantu menangkap pelaku.

Pelaku mengendarai motor pertama lolos, ketika pengendara motor kedua akan lewat, korban langsung mengangkat kursi dan hendak memukul pelaku. Namun sayang pelaku yang bonceng di motor ketiga (paling belakang) langsung melepaskan tembakan ke arah kepala bagian belakang korban.

Tembakan yang dilepaskan dari senjata api rakitan mengakibatkan korban terkapar, korban mengembuskan nafas terakhir pas di depan Langgar Ogan Kertapati. Sedangkan pelaku kabur mengarah ke arah Jembatan Ogan 1.

Baca Juga :  Apel Gelar Pasukan Pam VVIP Kunker RI-1

Warga yang berhamburan ke lokasi kejadian langsung mendekati korban dan berusaha menolongnya, tetapi karena luka yang diderita parah, nyawa Satria tidak tertolong.

Sementara sebagian lagi menghubungi polisi. Mendapat informasi itu piket Reskrim bersama piket Intel dan SPKT Polres OKU langsung menuju TKP.

Petugas melakukkan evakuasi korban dan membawanya ke UGD Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD ) dr Noesmir Baturaja. Saat ini jenazah masih dititipkan di kamar jenazah RSUD Ibnu Sutowo Baturaja menunggu tim forensik.

Sementara Muhammad Yunus dan Susi, selaku orang tua Satria (korban yang tewas ditembak perampok) saat dibincangi berharap kasus ini segera terungkap dan pelaku dihukum setimpal dengan tingkat kesalahannya.

Yunus mengaku, sama sekali tidak menyangka kalau anaknya yang dikenal penurut, rajin dan tidak banyak ulah itu akan meninggal dunia dengan cara mengenaskan.(Fikri/Red)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini