Jual Beli Buku dan Seragam di Sekolah Terkandang Menjadi Pembenaran, Padahal Peraturan Sudah Jelas Melarangnya

BANYUWANGI, Jawa Timur, wartaterkini news- Maraknya Sekolah di Banyuwangi yang melakukan penjualan buku LKS dan seragam sekolah melalui koperasi, terlalu banyak alasan dengan dalih pun bermacam-macam, salah satunya untuk menunjang kegiatan belajar mengajar, sebagai pendamping, atau referensi pengetahuan bagi anak didik.

Hal ini terkadang menjadi pembenaran, tanpa mengindahkan peraturan yang sudah jelas melarangnya.Rabu(10/08/2022)

Padahal Larangan tersebut sudah diatur tegas di pasal 181a Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2010,

Baca Juga :  Puskesmas Celikah Diduga Langgar PPRI Nomor 101 Tahun 2014

Berbunyi Tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan, yang menyatakan pendidik dan tenaga kependidikan, baik perorangan maupun kolektif, dilarang menjual buku pelajaran, Lks, bahan ajar, perlengkapan bahan ajar, seragam sekolah, atau bahan pakaian seragam di satuan pendidikan.

Komite Sekolah pun dilarang menjual buku maupun seragam sekolah. Sebagaimana diatur dalam Pasal 12a, Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 75 Tahun 2020 Tentang Komite Sekolah.

Baca Juga :  Beredar Kabar 'Sinovac' Bisa Memperbesar MR. P, Dokter Asep: Hoax

Berdasarkan pasal itu sudah jelas. Guru, maupun Komite karyawan di sekolah sama sekali tidak boleh menjual buku-buku maupun seragam di sekolah. 

Menindaklanjuti Sejumlah Oknum Kepala Sekolah dan Komite Sekolah Diduga menjual Seragam, LKS Dan Menarik Pungutan ‘Berjubah’ Kesempatan itu dinas Pendidikan Banyuwangi Lakukan Penertiban.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Banyuwangi sedang lakukan penertiban dan penataan, Namun sayangnya dirinya enggan menjelaskan tujuan itu secara jelas dan gamblang,,

Baca Juga :  Karyawan Tidak Dapat THR Dari Perusahaan Laporkan Ke Kantor Disnakertrans OKI

“Kami sedang lakukan penertiban dan penataan,”singkat Suratno Melalui pesan WhatsApp.(**).

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini