Jasa Covid-19 Terparkir di Rekening RSUD Soekarno Morotai, Tahun 2023 Bakal Dibagikan

Direktur RSUD Ir. Soekarno Morotai

Morotai Maluku Utara, wartaterkini.news – Anggaran Jasa Covid-19 milik Tenaga Kesehatan (Nakes) Pulau Morotai yang menjadi polemik sejak tahun 2021 kini mendapat titik terang.

Rencananya, Jasa Covid-19 tersebut bakal dilakukan pembayaran pada tahun 2023 mendatang.

Direktur RSUD Ir Soekarno Pulau Morotai, dr. Intan Imelda Engelbert Tan, saat ditemui rabu (05/10/2022) kemarin, mengukap Jasa Covid-19 telah terparkir di rekening RSUD Ir Soekarno Morotai, namun belum bisa dilakukan pembayaran lantaran tidak dimasukan dalam RAB tahun 2022.

Baca Juga :  TNI-Polri Dampingi Petugas Kesehatan Tracing dan Edukasi Terhadap Keluarga Pasien Positif Covid-19 di Morotai

“Dana Jasa Covid-19 itu ada di rumah sakit, cumakan dia tara (tidak) masuk dalam RAB tahun 2022 jadi tidak bisa dilakukan pembayaran dan itu ada di rumah sakit jadi meskipun dananya ada tapi tidak bisa dibagikan,” ungkap dr. Intan kepada wartawan

Menurutnya, apabila dipaksakan harus dilakukan pembayaran pada tahun 2022 ini, maka akan menjadi temuan BPK.

“Misalnya kalau kita bagi bisa temuan karena tidak ada dalam RAB tahun ini. Jadi tahun depan baru bisa dibagikan ketika sudah di masukan dalam RAB tahun 2022,” ujarnya ketika ditanya soal Jasa Covid-19 yang kurang lebih senilai Rp 6 Miliar tersebut.

Baca Juga :  Pemprov Sumsel Presentasikan Inovasi Pelayanan Publik One Agency One Inovation

Diselah itu, Ia pun menjelaskan bahwa anggaran Jasa Covid-19 masuk ke RSUD Ir Soekarno sudah setelah pembahasan anggaran atau jelang akhir tahun ini sehingga harus dimasukan dalam RAB tahun 2023.

Bahkan ia memastikan Anggaran Jasa Covid-19 tersebut sampai saat ini masih terparkir di Rekening RSUD Ir Soekarno Morotai. “Dana itu sampai sekarang masih ada di rekening rumah sakit,” timpalnya

Baca Juga :  Kemendagri Siapkan 6 Kebijakan Dukung Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020

Sekedar diketahui, sebelumnya, (03/04/2022) kepada wartaterkini.news, sejumlah pegawai RSUD Ir Soekarno mempertanyakan Jasa Covid-19 sejak bulan Agustus 2021 yang belum dibayarkan.

“Untuk Jasa Covid-19, kalau tidak salah dari bulan Agustus sampai Desember tidak dibayar. Padahal yang kami tahu anggaran covid-19 ini ada,” ungkap para pegawai yang bertugas di RSUD Morotai. (Endi/Red)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini