Janjian di Medsos Untuk Tawuran Satu Pemuda di Bekasi Tewas

oleh

Bekasi Jawa Barat, wartaterkini.news–Aksi tawuran dua kelompok kembali memakan korban, satu korban harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit satu korban lainnya meregang nyawa karena terluka parah akibat bacokan yang di deritanya.

Peristiwa maut yang merenggut nyawa Dwi Andrian(18) yang merupakan warga
Kampung utan Rt. 002/025 Kelurahan Wanasari Kecamatan Cibitung, yang terjadi pada Minggu dini hari (21/01), saat salah satu teman korban bernama Alfin Adi Saputra yang mendapat pesan WA berisi ajakan ribut / tawuran oleh kelompok pemuda lain.

Kanit Reskrim Cikarang Barat IPTU M. Said Hasan, S.T.K, S.I.K, M.A.membenarkan adanya ajakan tawuran tersebut kemudian ditanggapi oleh Kelompok Alpin dan beberapa temannya termasuk korban yang meninggal dunia, dengan kesepakan dan merencanakan aksi tawuran di Pool Pasir samping dealer mobil wuling Tambun.

Baca Juga :   Sambut Pemilu 2024, Anggota PPS Se-Kota Bekasi Resmi Dilantik

“Para pemuda ini menggunakan sepeda motor kelompok Alpin Cs dengan terlebih dahulu berkumpul di salah satu rumah yang berasa di Darusalam dekat underpass Cibitung, selanjutnya langsung menuju Pool Pasir samping dealer mobil wuling Tambun,” kata IPTU M. Said Hasan, S.T.K, S.I.K, M.A,

Sesampainya di lokasi yang telah di sepakati ternyata lawan belum datang, selanjutnya rombongan tersebut menunggu karena kondisi di tempat tersebut ramai kelompok tersebut bergeser arah Pasar Cibitung dan nongkrong di sebuah bengkel di Jl Raya Teuku Umar dekat Pasar Cibitung.

Baca Juga :   Polisi bersama TNI  Kolaborasi Berhasil Amankan Pelaku Jambret di Lumajang

“Berselang tidak lama kemudian sekira jam 02.00 Wib datang kurang lebih 30 Orang laki-laki dengan menggunakan sepeda motor langsung menyerang karena kalah jumlah dari kelompok tersebut, kelompok Alpin mencoba melarikan diri kedalam gang dan dikejar oleh para pelaku hingga mengakibatkan Dwi Andrian dan satu temanya Jojo terlena luka sabetan celurit dari kelompok yang menyerangnya,” jelasnya.

Melihat ada dua korban terluka, membuat yang melakukan penyerangan langsung membuatkan diri,sedangkan kedua korban yang terluka oleh temannya di larikan kerumah sakit medika Cibitung, naas korban dwi Andrian akibat banyaknya luka bacokan nyawa korban tidak tertolong dan meninggal dunia sesaat sampai di rumah sakit centra medika.

Baca Juga :   Pertama di Sumatera, Pemkot Palembang Terima Penghargaan Stranas PK Terakreditasi A

Sedangkan satu korban lainnya Jojo yang juga mengalami luka bacok saat ini masih dalam perawatan intensif di rumah sakit centra medika Cibitung, Kini kasus tewasnya pemuda akibat di serang sekelompok Pemuda lainnya yang mengajak tawuran masih dalam penanganan Polsek Cikarang barat. (Kikih/Red)