Minggu, Mei 22, 2022
Google search engine
BerandaBeritaJakarta Barat dan Jakarta Utara Masuk Daerah Rawan Kekeringan

Jakarta Barat dan Jakarta Utara Masuk Daerah Rawan Kekeringan

Jakarta Barat, wartaterkini.news–Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Juaini, menyebut ada dua titik lokasi yang merupakan rawan akan kekeringan. Dua lokasi itu adalah Jakarta Barat dan Jakarta Utara.

“Kalau di Jakarta Barat itu ada tiga kecamatan, Kalideres, Cengkareng, sama Kembangan. Lalu, Jakarta Utara di Cilincing, Penjaringan, Pademangan dan Koja. Wilayah itu saja yang kelihatan agak merah”. ujar Juaini, Sabtu (24-8-2019).

Juaini mengatakan Dinas SDA akan melakukan rapat dengan PD PAM Jaya untuk mengantisipasi kekeringan di Jakarta pada Senin 26 Agustus 2019. Dia mengatakan SDA dan PAM Jaya kerja sama untuk mengantisipasi kekeringan.

Baca Juga :  Berikan Kesadaran, Babinsa Koramil 1508-05/Daruba Bagikan Masker kepada Warga

“Kami masih kerja sama dengan PD PAM untuk menyalurkan air bersih di lokasi rawan kekeringan”. ucapnya.

Dia menjelaskan teknis kerja sama itu seperti PAM Jaya akan membagikan air-air ke lokasi kekeringan. Sementara, Pemprov akan memetakan dimana saja daerah yang kekeringan dan memerlukam air bersih.

“Kami kerja sama dengan PD PAM, nanti akan menyiapkan depo-depo air bersih itu di lokasi yang kering itu, melalui tangki dan mobil-mobil yang keliling nanti nyamperin ke lokasi-lokasi kekurangan air,” ucapnya.

Baca Juga :  Harga Cabai di Pasar Tradisional Terus Meroket

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan pihaknya tengah menggodok instruksi gubernur (ingub) soal kekeringan. Namun, hingga saat ini ingub itu masih dalam tahap perancangan.

“Nanti dikabarin ya (ingub kekeringan),” kata Anies di silang Monas saat ditanya terkait sejauhmana pembahasan ingub kekeringan, Sabtu (24-8-2019).

Diketahui, BMKG Stasiun Klimatologi Kelas II Tangerang Selatan mengeluarkan peringatan dini kekeringan meteorologis di wilayah Banten dan DKI Jakarta. Diperlukan kewaspadaan terkait adanya ancaman kekeringan.

Baca Juga :  Rumah Kontrakan Terbakar Wanita Paru Baya Jadi Korban 

BMKG menganalisis bahwa data hari tanpa hujan (HTH) hingga 20 Agustus 2019 menunjukkan sebagian besar wilayah Banten dan Jakarta mengalami kekeringan dalam rentang dari 20 hari hingga lebih dari 60 hari. (Poppy Setiawan/red)

Print Friendly, PDF & Email
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine

Covid-19 Counter

Indonesia
6,052,363
Total Kasus
Updated on 22 May, 2022 7:07 am

Paling Populer

Headline News