Jajaran Polri Seluruh Indonesia Diinstruksikan Lakukan Operasi Premanisme

oleh -110 views

Surabaya Jawa Timur, wartaterkini.news–Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Argo Yuwono menyampaikan bahwa saat ini Polri fokus terhadap praktik pemberantasan premanisme di Masyarakat.

“Jadi kemarin Bapak Presiden sempat ada di Tanjung Priok kemudian sempat mengadakan dialog di sana. Dan ternyata ada keresahan yang disampaikan oleh sopir kontainer,” kata Irjen Argo Yuwono, saat berada di Polda Jatim, Jumat (11/06/2021) pagi.

Keluhan para sopir kontainer tersebut adalah soal pungutan liar. Lalu kata Argo, Presiden langsung menghubungi Kapolri untuk menanggapi keluhan tersebut.

Baca Juga :  Ini Tujuh Arahan Presiden untuk Polri

“Asop Kapolri akhirnya memberikan instruksi, memberikan arahan kepada seluruh jajaran di seluruh Indonesia untuk melakukan operasi terhadap premanisme,” jelasnya.

Argo menyampaikan bahwa pihaknya melalui Polda Metro Jaya telah mengamankan 49 orang yang diduga melakukan pemerasan dan pungli di wilayah Tanjung Priok.

“Modus yang dilakukan para preman tersebut adalah meminta uang tip kepada sopir sebesar Rp 10 ribu hingga Rp 20 ribu,” tambahnya.

Baca Juga :  Pandemik Covid-19, Relawan Sahabat Polisi Bersama Polres Labuhanbatu Bagikan Sembako Dan Masker

“Ini menjadi Tugas Pokok Polri. Kita juga sudah mengirimkan surat ke Polda-Polda, Polda Jawa Timur juga nanti akan terima suratnya langsung bertindak,”terangnya.

Ia berpesan agar Polisi bisa menindak tegas praktik premanisme, hal ini supaya praktik premanisme tak berkembang begitu saja. Polda-Polda di seluruh daerah diharapkan bisa berperan memberantas premanisme. Karena tidak menutup kemungkinan hampir di seluruh daerah di Indonesia juga ada praktik premanisme.

Baca Juga :  Pendidikan Anti Korupsi Akan Diterapkan Pada Setiap Jenjang Pendidikan

“Tidak hanya pelabuhan saja, tapi di tempat lain yang memang terjadi pemerasan ataupun pungli seperti itu akan kita lakukan penindakan,” tandas Argo.

Kata Kepala Divisi Humas Polri itu, pihaknya juga akan melakukan tindakan Preventif dengan menggandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

Serta menggerakkan Polres dan Polsek untuk memberikan edukasi. Namun jika edukasi tak bisa dilakukan maka tetap akan ada penindakan kepada orang yang melakukan praktik premanisme.(Narwan/Red)

Print Friendly, PDF & Email