Jaga Kedaulatan Negara, Sejumlah ASN Morotai Ikuti Bimtek Tata Kelola Kearsipan

Morotai Maluku Utara, wartaterkini.news – Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) Arsip Nasional Rebuplik Indonesia melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) tentang Tata Kelola Arsip Terjaga dan Arsip Aset di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara.

Bimtek yang berlangsung di Aula Gedung Pemerintahan Terpadu, kamis (07/07/2022) diikuti oleh tim arsip seluruh Organidasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemda Morotai dibawa Koordinator Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah.

Koordinator Kelompok Kearsipan Daerah 1C Arsib Nasional RI, Dwi Nurmaningsi, S.AP.,M.Hum. saat ditemui wartaterkini.news menuturkan, salah satu pemanfaatan Bimtek Kearsipan yakni menjaga kedaulatan negara sehingga kearsipan Morotai tidak jatuh kepada Negara Asing.

Mengingat Kabupaten Pulau Morotai merupakan kabupaten terdepan di Indonesia, yang dalamnya terdapat Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) serta Pertahanan dan Keamanan maka tentunya banyak kebijakan Pemerintah Pusat ditetapkan di Pulau Morotai.

“Misalnya terkait dengan Perikanan, KSPN, KEK serta Pertahanan dan Keamanan, karena merupakan Kabupaten Terluar. Oleh karena itu, banyak arsib-arsib yang tercipta di Morotai yang berkaitan dengan arsip terjaga. Arsip terjaga itu adalah arsip yang menunjukan kedaulatan negara,” ungkap Dwi yang juga selaku Narasumber.

Baca Juga :  Peringati HUT DWP ke - 22, Dharma Wanita Morotai Fokus pada Aksi Kemanusiaan

Ia pun mengingatkan agar arsip-arsip yang tercipta di Morotai terkait dengan Kewilayaan, Kepulauan, Kependudukan serta Pertahanan dan Keamanan, tidak jatuh ke tangan negara Asing.

Pasalnya, kata Dwi, Morotai sangat berdekatan dengan negara asing dalam hal ini Philipina. Maka dalam Bimtek Tata Kelola Arsip Terjaga dan Arsip Aset ini salah satu asas manfaatnya yakni, menjaga Arsip agar tidak jatuh ke tangan Negara Asing dan menjaga Kedaulatan Negara.

“Tujuannya sehingga arsip ini dapat di manfaatkan seluas-luasnya oleh masyarakat Morotai dan tidak jatuh ke tangan negara lain, sehingga kedaulantannya terjaga di sini. Ini tujuannya,” ucapnl Dwi.

Disamping itu, Dwi juga menjelaskan bahwa fungsi Kearsipan adalah ketersediaan arsip untuk akuntabilitas kenerja pemerintah, maka tentunya yang melakukan akuntabilitas pemerintah adalah Aparatur Sipil Negara (ASN).

Baca Juga :  Enam Praksi DPRD Setujui Pembangunan Tahun Jamak

“Sebetulnya, sejak tahun kemarin sampai bulan mei 2022 ada penyetaraan jabatan Esselon IV menjadi fungsional dan banyak sekali tersedia formasi pegawai untuk fungsional. Seperti kami di Pusat, sudah tidak ada lagi pegawai Esselon IV dan III, karena untuk perampingan organisasi sehingga organisasi lebih linca melakukan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnnya

Untuk itu, pihaknya berharap, agar ASN di Morotai, bisa beralih jabatan dari Struktural Esselon IV ke Jabatan Fungsional sehingga pelayanan terjangkau kepada masyarakat dan kualitas pelayanan dapat meningkat secara optimal, apa yang diinginkan masyarakat dapat tercapai.

Sementara Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Pulau Morotai, Hj. Farida Umar, S. Pd. M. Kes, menambahkan bahwa, selaku Koordinator untuk Kearsipan, hal yang menjadi Pekerjaan Rumah (PR) oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan adalah membenahi kinerja bidang kearsipan.

Baca Juga :  GMKI, HMI dan LMND Pulau Morotai Gelar Aksi Peduli Bencana

“Yang menjadi PR pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan daerah Morotai yakni, kita harus membenahi semua terutama di dinas kita, berlahan sambil kita koordinasi dengan Pusat,” ucap Hj. Farida

Dari hasil pembicaraan dengan Tim Arsip Nasional RI, kata Hj Farida, hal yang jadi kendala pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah yaitu soal penganggaran.

“Artinya dari bidang-bidang Kearsipan mau turun buat kegiatan harus ada anggaran, misanya biaya BBM dan lain-lain. Saya rasa bagi kami, masalah keuangan yang terpenting, dari pusat memberikan masukan bahwa hal ini tergantung kebijakan dari Kepala Dinas, mungkin program-program apa yang bisa disisipkan dalam dinas,” pungkasnya

Olehnya itu, ia berharap semoga di tahun 2023 Pemda Morotai menyisipkan anggaran pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah sehingga bidang-bidang Kearsipan Daerah dapat melaksanakan berbagai kegiatan. (Endi/Red)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini