banner 728x250

Jaga Kamtibmas, Personil Polres OKU Selatan Lakukan Patroli di Objek Vital Milik Negara

OKU Selatan Sumsel, wartaterkini.news–Personil Polres OKU Selatan menggelar patroli hunting ke beberapa objek vital milik negara, salah satunya Gardu Induk (GI) Muaradua untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kapolres OKU Selatan AKBP Listiyono Dwi Nugroho melalui Kasat Samapta AKP A Bastari mengatakan patroli hunting yang dilakukannya bertujuan untuk meminimalisir tindak pidana atau aksi kejahatan lainnya yang dapat terjadi kapan saja.

Selain itu, patroli hunting ke Gardu Induk (GI) PLN Muaradua juga bertujuan untuk memonitoring situasi dan kondisi dilingkungan sekitar gardu, seiring dengan seringnya mati lampu di wilayah hukum Polres OKU Selatan.

Baca Juga :   Babinsa Kodim 0826/Pamekasan Terima Motor Dinas Bantuan Menhan

“Patroli ini bertujuan untuk memonitoring situasi dan kondisi dilingkungan sekitar gardu dan sebagian upaya untuk mencegah terjadinya kejahatan 3C, mengingat kondisi di wilayah hukum Polres OKU Selatan kerap mati lampu,” jelasnya. Jum’at (16/04/2024).

Ia mengatakan tindak kejahatan yang dimaksud meliputi aksi pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas) hingga pencurian kendaraan dan kelengkapan pihak PLN lainnya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut kata Kasat Samapta, pihaknya mengajak masyarakat untuk secara rutin meningkatkan pengawasan dan kewaspadaan.

Baca Juga :   Safari dan Jum'at Curhat, Kapolres OKU Selatan Himbau Orang Tua Awasi Pergaulan Anak

Dalam setiap kegiatan patroli, personel Kepolisian juga senantiasa menyampaikan imbauan ke masyarakat untuk dapat berperan serta dalam menjaga kamtibmas di lingkungan masing-masing.

Masyarakat juga diimbau untuk dapat menginformasikan kepada aparat kepolisian terdekat, jika melihat, menemukan atau mengetahui adanya kegiatan yang dianggap mengganggu kamtibmas.

“Kami berkomitmen untuk selalu menjaga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres OKU Selatan tetap aman dan kondusif,” tandasnya (Red)