Istri Kades Tersangka Korupsi Lempari Awak Media Dengan Batu, Tak Terima Suaminya Diliput

OKU Selatan,wartaterkini.news--Istri Kepala Desa Suka Banjar Kecamatan Muaradua OKU Selatan, Sri Wahyuni (40), sempat mengamuk saat awak media hendak meliput suaminya yakni Haidi Amri yang menjadi tersangka Korupsi dana Desa Tahun Anggaran 2017 dan Dana Badan Usaha Milik Desa.

 

Sri Wahyuni mengamuk karena tidak terima dengan tindakan yang dilakukan oleh pewarta yang hendak meliput kasus yang menjerat suaminya. Pewarta yang saat itu hendak mengambil foto tersangka untuk keperluan pemberitaan tiba – tiba diamuk oleh istri tersangka.

 

Sri Wahyuni dengan penuh emosi  melemparkan batu ke arah awak media di depan Rutan Muaradua ketika suaminya diantarkan ke tempat tersebut untuk ditahan. Dua orang awak media online dari media buktipers.com dan Wartaterkini.news sempat terkena lemparan batu tersebut.

Baca Juga :  Siswa-Siswi Sekolah Angkasa Lanud Leo Wattimena Morotai Kunjungi KRI Bima Suci

 

Ayik, wartawan media buktipers.com yang terkena lemparan batu tersebut menceritakan kronologis kejadian ketika istri Kades tersebut tiba – tiba mengamuk dan melemparkan batu ke arah awak media.

 

“Kami tidak tahu apa motif istri kades tersebut yang tiba – tiba mengamuk dan melemparkan batu ke arah kami yang sedang meliput suaminya.¬† Saya saat itu tidak menyadari karena aksinya secara tiba – tiba. Batu itu sempat mengenai kaki sebelah kanan saya,” Ujarnya.

Baca Juga :  Bertepatan Hari Pahlawan Ormas Pemuda Demokrat Indonesia Bagikan Sembako Pada Yatim Piatu

 

“Ini bisa saja dipermasalahkan dengan pasal ancaman kepada Awak Media. Apa lagi jika sampai fatal hingga mengakibatkan cidera”, tambah ayik.

 

Hal senada juga dikatakan Jamhuri, wartawan dari Media Wartaterkini.News, yang juga menjadi korban aksi pelemparan batu oleh istri tersangka. Ia terkena lemparan di bagian kaki sebelah kanan dan beruntung tidak menyebabkan memar.

 

Baca Juga :  Pemilik Klinik Ismadana Jelaskan Soal Mahalnya Biaya Pengobatan

“Untung batunya tidak terlalu besar, hanya seukuran gempalan tinju orang dewasa, kalau besar bisa memar dan nambah perkara kejadiaan ini,” imbuhnya.

 

Sri Wahyuni sempat terpancing emosi lantaran tidak terima terhadap awak media yang meliput suaminya yang tersandung kasus korupsi Dana Desa Tahun Anggaran 2017 dan Dana BUMDES. Dari keterangan Kejari OKU Selatan, kerugian negara yang diakibatkan oleh tindak pidana Korupsi ini senilai 253 juta rupiah. Tersangka dikenai pasal 2 ayat 1 tentang tindak pidana Korupsi dengan ancaman 4 tahun penjara. (Redaksi)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini