Infrastruktur Prioritas Utama Pada Reses Ke-Tiga DPRD Provinsi Dapil Lima

OKU Selatan,wartaterkini.news–Kegiatan Reses Tahap III Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan Dapil V, Rabu (14-12-2018) bertempat di Aula Kantor Kecamatan Muaradua. Pertemuan ini dihadiri oleh Camat Buay Rawan dan perangkatnya, tokoh masyarakat Kabupaten OKU Selatan, Dan Anggota DPRD Propinsi yang berasal dari daerah pemilihan lima sumsel.

Pada kegiatan Reses Tahap III yang berlangsung di Aula Kantor Camatan Muaradua tersebut, seluruh Anggota DPRD Provinsi memaparkan terkait kerja mereka untuk menampung aspirasi masyarakat khusunya aspirasi masyarakat Kabupaten OKU Selatan. Dalam kesempatan ini anggota DPRD Provinsi berdialog dengan tokoh masyarakat yang hadir di Aula Kantor Camatan.  Topik utama dalam pembahasan tersebut berbagai permasalahan dari bidang infrastruktur serta sosial bahkan isu-isu yang sedang berkembang di Kabupaten OKU Selatan.

Baca Juga :  Pemerintah Tetapkan Awal Ramadan Dimulai 3 April 2022

Permasalahan yang paling menjadi topik perbincangan mengenai insfrastruktur jalan khususnya ruas jalan provinsi. Diketahui saat ini masih terdapat banyak kerusakan di sepanjang jalan raya provinsi, salah satunya ruas jalan antar Kecamatan Simpang menuju Kota Muaradua dan jalan tembusan antar Kabupaten OKU Selatan dengan Provinsi Bengkulu tepatnya di Kecamatan Sungai Are.

Lokasi jalan yang kondisinya cukup parah dan memprihatinkan tersebut kurang lebih 4 kilometer, tepatnya di Desa Sadau Jaya, Kecamatan Sungai Are sampai Desa Seringgit Kecamatan Muara Sahung Kabupaten Kaur, Bengkulu.

Menanggapi keluhan – keluhan masyarakat tersebut anggota DPRD Provinsi angkat bicara saat di wawancarai oleh awak media di sela-sela reses di kantor kecamatan Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan. ZAINUDIN, ST., MM anggota Dewan Provinsi dari Fraksi Demokrat Dapil V selaku ketua koordinator rombongan mengatakan permasalahan jalan provinsi baik yang ada di sepanjang jalan raya Simpang menuju Kota Muaradua dan jalan provinsi  4 kilometer di Desa Sadau Jaya yang berbatasan dengan provinsi Bengkulu. Tepatnya di Desa Seringgit Kabupaten Kaur tahun 2019 mendatang akan segera terealisasi.

Baca Juga :  Jelang Aksi Demonstrasi BEM SI, Ini Pesan Kapolri

“Untuk pembangunan insfrastruktur seperti yang tadi disampaikan masyarakat, akan direalisasikan tahun 2019 mendatang”, ujarnya.

Zainudin juga menambahkan terkait permasalahan Jembatan Kayu Muluh sudah dibahas dan pihak Kementerian  PU BM Bidang Jalan dan Jembatan sudah dipanggil guna menjelaskan permasalahan jembatan tersebut. Permasalahan tersebut sebelumnya telah di laporkan oleh lembaga LSM Aliansi Indonesia kepada DPRD Provinsi.

Pembangunan Jembatan Kayu Mulu diduga salah konstruksi oleh pihak ketiga yang mengakibatkan proses pembangunan dihentikan untuk sementara. Namun proyek tersebut akan dilanjutkan pada tahun 2019 mendatang.

Baca Juga :  KPU Sumba Barat Tetapkan Paket Jhon-Jhon Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

“Yang jelas untuk tahun depan jembatan tersebut segera kita perbaiki kembali dengan catatan pihak ke tiga benar-benar ahli dan mengerti tentang konstruksi jembatan. Adapun kesalahan dalam pembangunan terdahulu oleh pihak ke tiga biarkan BPK yang mengauditnya”,tambahnya.

Zainudin berharap untuk ke depan koordinasi terus terjalin baik antara pemerintah daerah dan seluruh kontrol sosial yang ada di Kabupaten OKU Selatan agar semua pembangunan yang berasal dari APBD Provinsi yang sedang berlangsung dapat dikontrol oleh rekan-rekan yang memang di bidangnya sehingga pembangunan sesuai RAB. (Ayik/Red)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini