HM Lubis SKM. M.Kes “Ayo Hidup Sehat Dimulai Dari Cuci Tangan Pakai Sabun”

Kayuagung OKI,Wartaterkini.news – Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ilir dalam memeriahkan Hari Kesehatan Nasional Ke-54 tingkat Kabupaten OKI, menggelar berbagai perlombaan. dihalaman kantor Dinkes OKI.

Acara perlombaan dalam rangka memperingati HKN ke 54 diikuti Seluruh Kepala Puskesmas Se-Kabupaten OKI dan jajaran, Insan Kesehatan se-Kabupaten OKI.

Sebanyak 28.864 Kartu Indonesia Sehat (KIS) dibiayai oleh pemerintah daerah (pemda) untuk warga kurang mampu di OKI. Hal ini dilakukan agar seluruh warga OKI terintegrasi dengan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Baca Juga :  2 Atlet Bulutangkis Empat Lawang Ikuti Grand Final Gubernur Sumsel Super Series Badminton

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) OKI HM Lubis SKM, M.Kes mengatakan, pihaknya terus berupaya agar semua masyarakat dapat menjadi peserta BPJS kesehatan. Dengan cara ini nantinya kemudahan dalam mendapatkan layanan kesehatan akan lebih baik lagi.

Terkait dengan peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang digelar, Senin (26/11/2018), pihaknya menggelar berbagai kegiatan. Mulai dari baksos hingga lomba cuci tangan dengan sabun, kreasi MPASI menu empat bintang, dan lainnya yang masih berlangsung.

Baca Juga :  Jajal dengan Sepeda Motor, Presiden Puas dengan Pembangunan Jalan Perbatasan Kalimantan

“Sebenarnya kegiatan ini digelar pada 12 November lalu, tapi karena banyaknya kegiatan diundur menjadi hari ini dengan tema ‘Aku Cinta Sehat’. Karena dengan menjaga kesehatan merupakan investasi yang sangat penting yang tidak bisa dinilai dengan uang,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Palembang Andi Ashar menambahkan, pihaknya mengapresiasi upaya pemerintah dalam mendorong masyarakat untuk terintegrasi menjadi peserta JKN.

Baca Juga :  Ini Komentar Pengamat Perkotaan Soal Banjir di DKI Jakarta

“Saat ini di OKI baru 58 persen yang menjadi peserta,” imbuhnya.

Berbagai upaya terus dilakukan untuk mensosialisasikan program ini, sehingga semua masyarakat OKI menjadi peserta BPJS, baik yang dibiayai pemerintah maupun mandiri.

“Dengan menjadi peserta BPJS kesehatan, pelayanan kesehatan yang didapatkan semakin cepat dan mudah. Seperti layanan rujukan online yang sudah diujicobakan saat ini terus diperbaiki, agar dapat mendukung program tersebut,” pungkasnya (Fitriyani, SH./Red)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini