Heboh Tarif Masuk Candi Borobudur Rp 750 Ribu, Ini Penjelasan Gubernur Jateng

Gubernur Jawa Tengah saat di Borobudur, Sabtu (04/06/2024). (foto:tribun/Narwan WT)

Semarang Jateng, wartaterkini.newsPada kunjungan kerja ke Candi Borobudur yang dirangkai beberapa agenda rapat, Luhut mengumumkan soal tarif naik ke candi Borobudur. Disebutkan pula kuota turis yang diperbolehkan naik yaitu per harinya 1.200 orang dengan biaya US$ 100 untuk wisman dan turis domestik sebesar Rp 750.000, khusus untuk pelajar tarif Rp 5.000.

Wacana penerapan tarif masuk di kompleks Candi Borobudur tersebut sontak mendapat berbagai tanggapan dari masyarakat. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberikan penjelasan mengenai tarif yang menghebohkan itu.

Menurut Ganjar, terdapat perbedaan tarif tiket untuk masuk ke pelataran candi dan tiket untuk naik ke bangunan candi. Adapun tiket seharga Rp 750 ribu itu dikenakan bagi wisatawan yang ingin naik ke bangunan candi.

Baca Juga :  PT. Gudang Garam Tbk Salurkan Bansos Bersama Ormas LMPI Jepara

“TWCB (Taman Wisata Candi Borobudur) segera jelaskan. Masuk kawasan dan naik ke candi, dua hal ini perlu disampaikan ke publik agar bisa tahu kenapa ada pembatasan orang naik ke candi,” kata Ganjar lewat sambungan telepon, Minggu (05/06/2022).

Ganjar menjelaskan saat ini wisatawan masih belum diperbolehkan naik ke bangunan candi, hanya bisa di kawasan pelataran Candi Borobudur saja. Dengan tarif yang wacananya senilai Rp 750 ribu untuk wisatawan lokal dan US$ 100 untuk wisatawan mancanegara, maka wisatawan boleh naik ke candi namun dengan pembatasan.

Baca Juga :  Kabupaten Jepara Salah Satu Benteng Kuat dari Faham Radikalisme Yang Mengancam Perpecahan di Jateng

“Orang yang ke Borobudur sampai hari ini tidak boleh naik ke candi, orang masih berdatangan. Untuk naik ke candi kemarin disampaikan agar ada pengelolaan dengan pengendalian melalui tarif. Yang ke sana betul-betul diatur. Tidak semua yang datang (bisa) naik,” jelasnya.

Ganjar juga meminta agar para pedagang di sekitar kompleks Candi Borobudur tidak perlu khawatir. Penerapan tarif tinggi untuk wisatawan yang ingin naik ke bangunan candi tidak akan berpengaruh.

“Perbedaannya antara tiket masuk kawasan dan tiket naik, itu dua hal yang berbeda. Kan hari ini juga tidak naik dan pedagang juga oke, jadi pedagang nggak perlu takut soal itu. Toh hari ini semua nggak boleh naik kan juga ramai,” tegasnya.

Baca Juga :  Masyarakat Desa Ngargomulyo Dukun Bersama TNI Semangat Kerja Bakti Pra TMMD

Apalagi, dalam tarif baru yang akan diterapkan, harga tiket untuk pelajar justru akan jauh lebih murah. Tiket pelajar yang sebelumnya Rp 25 ribu per orang akan turun menjadi Rp 5 ribu per orang.

“Pertimbangan bagaimana pelajaran masuk. Kemarin justru diturunkan jadi Rp 5 ribu.
buy tadacip online buy tadacip online no prescription

Saat nanti butuh edukasi perdalam konten ilmu pengetahuan maka itu kebijakan khusus pelajar,” tegasnya. (Narwan/Red)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini