Hari Pertama Larangan Mudik di OKU Selatan Terdapat 6 Kendaraan Putar Balik

OKU Selatan Sumsel, wartaterkini.news–Enam kendaraan yang melintas di perbatasan kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan tepatnya di pos penyekatan kecamatan Simpang kabupaten OKU Selatan, Sumatra Selatan, dipaksa memutar balik di hari pertama pemberlakuan larangan mudik.

Para pengendara diketahui tidak melengkapi persyaratan keluar wilayah, sebagaimana ditetapkan Pemerintah.

Sedikitnya ada tiga lokasi penyekatan larangan mudik yang digelar aparat gabungan di kabupaten OKU Selatan, yakini di Kecamatan Simpang, Kecamatan Warkuk Ranau Selatan dan Buay Pemaca.

Baca Juga :  Kapolres Pamekasan Pimpin Penyaluran Bantuan Sosial

“Kegiatan operasi ini difokuskan kepada penyekatan-penyekatan dan dimulai pagi tadi,”kata Kapolres OKU Selatan, AKBP, Zulkarnain Harahap., SIK melalui Kapolsek Simpang AKP, Habibullah.

Menurutnya, kendaraan yang putar balik di masa larangan mudik hari ini, terdapat enam kendaraan diantaranya 2 unit kendaraan roda dua yang datang dari Cilegon, 2 unit motor dari Mesuji dan 3 unit mobil dari Lampung.

“Sejak dimulainya penjagaan di pos check point pada hari ini, sudah ada 75 kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang melintas di depan pos, semua datang dari berbagai daerah baik dalam provinsi maupun luar provinsi”,jelasnya.

Baca Juga :  Ketua DPD Partai Demokrat RA; Kemungkinan Besar Calon Petahana Lawan Kotak Kosong

Dikatakanya juga ke enam kendaraan yang putar balik, selain kendaraan pribadi juga terdapat satu mobil box yang akan menuju Lampung Barat.

Lebih lanjut Kapolsek mengatakan, petugas juga memeriksa kendaraan truk dan mobil boks yang melintas, untuk mengantisipasi adanya pemudik yang bersembunyi di dalam kendaraan tersebut.

“Truk-truk yang ukuran kecil atau box itu kita periksa. Tetapi kita usahakan secara maksimal, kita tutup rapat-rapat,”tandasnya.

Baca Juga :  Melalui Program Jaksa Masuk Sekolah, Kejari OKU Selatan Beri Pemahaman Hukum Pada Pelajar

Untuk memaksimalkan pengamanan, titik penyekatan akan dijaga selama 24 jam oleh petugas. Petugas juga akan mengawasi penerapan protokol kesehatan para pengendara yang melintas. (Red)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini