Hari Korpri ke-48 Bupati Buka Operasi Pasar Sembako di Muara Lakitan

oleh -9.530 views

Musirawas Sumsel, wartaterkini.news–Pemerintah Kabupaten Musi Rawas (Mura) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Mura menggelar Operasi Pasar Sembako, Jumat (29-11-2019) di Desa Semeteh Kecamatan Muara Lakitan.

Operasi pasar dibuka langsung oleh Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan. Hadir mendampingi Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Ir Hayatun, Camat Muara Lakitan HS Alisyahbana, Kepala Desa Semeteh Kecamatan Muara Lakitan Armansyah, unsur Muspika dan masyarakat Desa Semeteh Kecamatan Muara Lakitan.

Baca Juga :  Abu Bakar Yarbo, Penasihat SMSI Jawa Timur Tutup Usia

Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan (H2G) mengatakan, kegiatan Operasi Pasar Sembako di Kecamatan Muara Lakitan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Musi Rawas khususnya di Kecamatan Muara Lakitan. Bupati menyampaikan, ini adalah bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan ditengah tengah harga sembako yang cukup tinggi.

“Pemkab Mura membagikan 10.000 paket sembako di Kabupaten Mura, dan sebanyak 1.299 paket sembako yang hari ini dibagikan di Kecamatan Muara Lakitan. Bentuk kegiatan adalah melakukan penjualan sembako bersubsidi kepada masyarakat dengan menggunakan kupon satu kepala keluarga mendapatkan satu sembako dengan sasaran kepada masyarakat yang berpenghasilan rendah,” ujarnya.

Baca Juga :  Herman Deru Ingin Putra Daerah Maksimalkan SDA Sumsel

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Mura Ir Hj Nurhasanah Yoesoef, dalam hal ini diwakili Kabid Perdagangan Fatimah mengatakan, kegiatan operasi pasar sembako ini dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Musi Rawas melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan bekerjasama dengan Perusahaan Umum Logistik (Perum Bulog) melalui Kantor Urusan Logistik (Kansilog) Lubuklinggau.

“Sembako yang dijual kepada masyarakat berbentuk paket yang berisi 2 Kg beras, 1Kg gula pasir, 1 Kg minyak goreng, 1 Kg tepung terigu, dengan harga jual perpaket Rp 32.000 dari harga normal perpaket Rp 55.500. Dengan subsidi dari Pemkab Mura menjadi Rp 23.500,” ucap Fatimah. (Marzulian/red)

Print Friendly, PDF & Email