Gudang Miras di Geledah dan Sejumlah Botol Minuman Diamankan

Pagaralam,wartaterkini.news~Diobok oboknya gudang minuman keras (Miras) milik AT di jalan lintas Simpang Manna Kecamatan Pagaralam Selatan berawal dari tiga kejadian yang menelan korban jiwa. Salah satu korban masih berstatus sebagai pelajar. Selain menelan korban jiwa, peristiwa tersebut juga menjadi penyebab tindakan pencabulan beberapa waktu lalu. Hal ini seperti yang dikatakan oleh Kapoolres Pagar Alam, AKBP. Trisaksono Puspo aji, S.I.K, M.Si, kepada awak media, Rabu ( 05/12 ) disela – sela penggeledahan gudng miras tersebut.

Baca Juga :  Bantu Warga Terdampak Banjir, FBR Korwil Kab Bekasi Utara Bagikan Sembako di Muara Gembong

“Semua peristiwa itu diawali dengan miras”, jelas Kapolres.

Diungkapkan Tri, Kapolres sudah berkomitmen agar tidak ada lagi miras di Kota Pagar Alam. Komitmen ini juga didukung penuh oleh Walikota Pagar Alam.

“Nah tinggal keseriusan kita saja.” imbuh Tri.

Berkaitan dengan minuman keras ini,Kapolre berkata akan dilakukan proses hingga pemusnahan barang haram tersebut. Mengenai lokasi pemusnahan, Kapolres tidak mempermasalahkan, baik itu di Kejaksaan, di Polda atau di mana saja.

Baca Juga :  Puluhan Warga Ajukan Hak Asuh Atas Bayi Yang di Temukan Warga Gunung Agung Pauh

Untuk mencapai komitmen bebas miras tersebut, Kapolres berjanji akan menindaklanjuti informasi sekecil apapun berkenaan miras. Adapun sanksi untuk pemilik akan disesuaikan dengan ketentuan apakah ada Perda yang mengatur atau tidak. Namun imbasnya pasti barang tersebut akan dimusnahkan. Diakui Tri, temuan miras kali ini boleh disebut yang terbesar di Pagaralam.

Sementara Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni SH saat ditemui di lokasi mengatakan miris dengan peredaran miras yang bisa merusak mental seseorang. Walikota sangat menyesalkan adanya penemuan miras dalam jumlah yang cukup banyak di kota yang dipimpinnya. Hal ini tentu saja melanggar hukum dan untuk proses hukumnya akan diserahkan ke penegak hukum.

Baca Juga :  Curi Batre Mobil Erik Dicokok Polisi

“Kota kecil tapi ditemukan ratusan dus miras berbagi merk. Hal ini dipastikan bertentangan dengan hukum. Untuk proses hukumnya kita serahkan ke aparat penegak hukum”, tutup Alpian (Repi Black/Red)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini