Gubernur Tinjau Korban Banjir di Tiga Desa Kecamatan Muara Jaya Kabupaten OKU

oleh

OKU Sumsel, wartaterkini.news–Begitu mendapatkan laporan terkait dengan bencana banjir bandang yang merendam sejumlah desa dan merusak sejumlah jembatan yang ada di Kecamatan Muara Jaya Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

Gubernur Sumsel H Herman Deru tidak berdiam diri melainkan langsung bertolak ke lokasi kejadian pada, Selasa (19/10) siang, guna memastikan kondisi warganya yang terdampak bencana tersebut.

“Saya sengaja datang langsung kesini untuk memastikan kondisi masyarakat yang terdampak bencana ini. Selain membawa bantuan sembako dan lainnya, kita juga mengerahkan prajurit TNI untuk membantu warga, termasuk membantu perbaikan jembatan”,kata Herman Deru.

Baca Juga :  Pilkada 2020 Pematangsiantar, Demokrat Berani Usung Asner Silalahi

Berdasarkan laporan yang diterimanya, tercatat sedikitnya ada 228 rumah dengan 320 kepala keluarga terdampak bencana banjir bandang yang tersebar di tiga desa dalam Kecamatan Muara Jaya yakni Desa Lubuk Tupak, Desa Muara Saeh, dan Desa Lontar dan satu desa lagi di Kecamatan pengandonan yakni Desa Gunung Meraksa

“Ini adalah musibah dan harus dijadikan pelajaran. Daerah aliran sungai harus kita jaga, termasuk menjaga pohon di sekitarnya. Bahkan bila ada yang tumbang kita harus menggantinya dengan yang baru,” tuturnya.

Baca Juga :  Gubernur Sumsel Serahkan Bantuan 17 Kendaraan Roda Dua Untuk Satpol PP Kabupaten/Kota

Menurutnya, kelestarian pohon di daerah aliran sungai untuk meminimalisir luapan air jika terjadi gelombang tinggi.

“Pohon aliran sungai ini untuk menjaga resapan air. Jika sewaktu-waktu ada gelombang tinggi, pohon-pohon ini jadi penahannya”,sebutnya.

Terkait dengan putusnya empat unit jembatan gantung di tiga kecamatan meliputi Kecamatan Muara Jaya, Pengandonan dan Semidang Aji akibat sapuan banjir yang terjadi dua hari lalu, Herman Deru berjanji akan segera melakukan perbaikan terhadap pasilitas umum yang rusak tersebut.

Baca Juga :  Pasar Tarutung di Bangun

“Jembatan ini akan kita bangun kembali dibantu dengan TNI. Semua jembatan disini sudah dalam tahap perbaikan, namun memang ada satu yang belum diperbaiki karena kita sedang membangun jembatan pengganti yang permanen. Perbaikan jembatan ini kita targetkan akan berlangsung satu minggu”,terangnya. (One/Red)

Print Friendly, PDF & Email