Gubernur H. Herman Deru Hadiri Pesparani Katolik Di JSC

Palembang Sumsel, wartaterkini.news–Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru hadiri dan membuka Opening Ceremony Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik yang pertama di Provinsi Sumsel. Kegiatan tersebut berlangsung di Dinning Hall Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Sabtu (26-10-2019) malam.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur H. Herman Deru senang dan mengaku bangga dapat hadir di Acara Pesparani Katolik Pertama Di Sumsel. Dimana Kegiatan tersebut menunjukkan Indonesia dibangun dari bermacam perbedaan. Bahkan dari perbedaan inilah dapat mempersatukan kita khususnya Indonesia.

Baca Juga :  Gubernur Sumsel Pastikan Penanganan Covid di Musirawas Berjalan Baik

Herman Deru menilai selain dapat bersilaturahmi, Pesparani juga sebagai wadah menyatukan persaudaraan.

“Saya Bahagia sekali dapat hadir. Terlihat disini tidak ada perbedaan dan tanpa membeda-bedakan kehadiran tapi menunjukkan adanya kebersamaan. Artinya Indonesia dibangun secara bersama-sama dari beragam perbedaan.” jelasnya.

Gubernur mengharapkan untuk tetap menjaga kekompakan, persaudaraan bahkan kebersamaan seperti ini walaupun berbeda agama, suku, adat dan budaya kalau dipertahankan maka Sumsel akan selalu menjadi daerah yang zero konflik.

Baca Juga :  Gubernur Sumsel Ikuti Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

“Saya yakin apa yang kita cita-citakan untuk menjadikan Sumsel sebagai wilayah zero konflik akan dipertahankan. Salah satu kemasannya adalah kesenian seperti Pesparani ini,” ujarnya.

Ia utarakan, acara Pesparani ini ada yang sangat spesial karena berbagai lintas agama menunjukan keseniannya disini.

“Mari kita tetap jaga persatuan tanpa membeda-bedakan dan selalu kita bersama jaga tanpa adanya konflik (Zero Konflik)” pungkasnya

Baca Juga :  Sebanyak 203 Taruna Akmil Tingkat III Sermadatar Ikuti TKJ

Semenatra itu, Ketua I Pesparani, Alphonsus mengatakan, kegiatan ini adalah pesta panduan suara gerajani, untuk katolik baru pertama kali di Sumsel. Bertemakan membangun persaudaraan sejati, menuju Sumsel Maju Untuk Semua.

“Kegiatan ini mengacu dari PMA no 35 2016, Peraturan Menteri Agama tentang lembaga pembinaan pengembangan pesta paduan suara gereja”.Pungkasnya (Ril/red)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini