Fogging Dititik Kasus DBD Berantas Jentik Nyamuk

Ogan Komering Ilir, Wartaterkini.News — Menindak lanjuti laporan masyarakat serta hasil penyelidikan epidemologi positif Pasien terkena Demam Berdarah Dengue(DBD) pihak dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ilir(OKI) bersama Puskesmas Celikah lakukan fogging(penyemprotan) jentik nyamuk.

Iwan Setiawan sekretaris Dinas Kesehatan OKI didamping Subianto kasi Pemberantasan penyakit menular bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit mengatakan fogging fokus dilakukan diwilayah titik kasus kelurahan Sukadana kecamatan kota Kayuagung.

Baca Juga :  Peringatan Dini Rob BMKG Jadi Percontohan Dunia

“Berdasarkan hasil laboratorium PE positif dbd, perlu ditindak lanjuti dengan penyemprotan pada jentik dan sarang nyamuk.”ungkapnya.Jum’at(25/01)

Ditambahkannya, pihaknya meminta kepada masyarakat Kabupaten OKI agar berperan serta dalam gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dan pemberian abate guna membasmi jentik nyamuk.

“Mari bersama- sama melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk, membersihkan lingkungan kita dan abatesasi guna terhindar dari penyakit DBD”.pinta Iwan.

Terkait peristiwa meninggalnya satu pasien dbd di Kecamatan Tulung Selapan beberapa waktu lalu Pihaknya menghimbau kemasyarakat.

Baca Juga :  Sebanyak 80 Orang Pasien Penderita DBD Di RSUD Waikabubak

“Dari pengalaman yang terjadi diselapan. Masyarakat melaksanakan pengobatan ditradisional, selama tiga hari baru dibawa kebidan dan selanjutnya baru dirujuk ke rs. Untuk itu diharapkan kemasyarakat, ketika ada keluhan panas selama satu hari. Segera lakukan pemeriksaan. Deteksi dini lebih baik. Untuk memastikan dbd itu dengan cara pemeriksaan lebih lanjut dilaboratorium.” Tegas Iwan.

Subianto menambahkan berdasarkan laporan yang diterima pihaknya dari tanggal 1 sampai 23 Januari, ada 23 pasien dbd dari kabupaten OKI dan 8 orang dari kabupaten tetangga.

Baca Juga :  LPLA Desak Pansus DPRA Bekerja Maksimal Dorong Percepatan Proses Tender Oleh ULP Aceh

“Untuk penangan kasus dbd pihak Puskesmas punya wilayah sudah melakukan PE dan tindak lanjut seperti penyuluhan PSN( Pemberantasan Sarang Nyamuk) abatesasi dirumah lingkungan tersebut dengan radius 100 meter.”pungkasnya. (Arlan fatra/Red)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini