banner 728x250

Festival Candi Bumi Ayu Resmi Dibuka,Bupati PALI Diwakili Sekda Ajak Masyarakat Berperan Aktif Dalam Melestarikan Budaya

PALI Sumsel,Wartaterkini.news–Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Provinsi Sumatra Selatan melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menyelenggarakan Festival Candi Bumi Ayu untuk melestarikan warisan budaya, Kamis (30/5/2024).

 

Rangkaian Festival Candi Bumi Ayu berlangsung di halaman kawasan Candi Bumi Ayu Desa Bumi Ayu Kecamatan Tanah Abang Kabupaten PALI selama tiga hari, mulai tanggal 29 hingga 31 Mei 2024.

Festival Candi Bumi Ayu di hari kedua ini dengan agenda lomba teatrikal, secara resmi dibuka Bupati PALI Dr. Ir. H. Heri Amalindo MM diwakili Seketaris Daerah (Sekda) PALI Kartika Yanti,SH,MH dan dihadiri Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatra Selatan, Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah VI Sumatera Selatan,Dewan Keseniaan Sumatra selatan, Kepala Cabang Bank Sumsel Babel,Icmi Orwil Sumatra Selatan,Disbudpar MUBA, sejumlah OPD lingkup Kabupaten PALI, Camat Tanah Abang,Polsek Tanah Abang, TNI, tokoh agama tokoh adat, serta tokoh masyarakat.

Baca Juga :   Sofiandi  Anggota DPRD Dorong Pengesahan Raperda Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan di Banyuwangi

 

Dalam sambutannya,Sekda PALI Kartika Yanti,SH,MH mengucapkan permohonan maaf atas nama Bupati PALI yang tidak bisa hadir dikarenakan ada kegiatan lain.

“Kami ucapkan selamat datang kepada semua yang hadir di candi Bumi Ayu,dan Kami mengajak masyarakat pada momen Festival Candi Bumi Ayu ini untuk berperan aktif melestarikan budaya dengan cara melindungi, manfaatkan dan mengembangkannya agar tetap terpelihara,”ujarnya

 

Sekda PALI juga menyebut bahwa Festival Candi Bumi Ayu sengaja digelar sebagai upaya pemerintah dalam melestarikan cagar budaya yang ada di PALI.

 

“Cagar budaya adalah warisan berwujud benda yang merupakan peninggalan peradaban pada masa lampau. Hal inilah yang perlu kita pelihara dan lestarikan. Dan menggelar Festival Candi Bumi Ayu merupakan upaya pemerintah agar cagar budaya bisa terjaga di Bumi Serepat Serasan,” katanya.

Baca Juga :   Tinjau Persiapan Festival Candi Bumi Ayu,Bupati PALI Heri Amalindo: Semoga Berjalan Sesuai Harapan

 

Menurut dia, Candi Bumi Ayu merupakan kewenangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah VI Provinsi Sumatera Selatan,namum pemanfaatannya dan mengembangkannya merupakan tanggung jawab Daerah.

 

Sementara itu,Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten PALI,Novita Febriyanti ST,MT dalam sambutannya juga mengatakan festival candi bumi ayu kali ini digelar dengan mengusung tema

melestarikan cagar budaya melalui kesenian tradisional untuk ketahanan budaya.

 

“Adapun tujuan diselenggarakan Festival Candi Bumi Ayu ini ialah bagian dalam mempertahankan keberadaan cagar budaya dan nilai-nilai yang melekat dengan cara melindungi dan melestarikannya” ujar Novita dalam sambutannya.

 

Kadisbudpar juga menjelaskan bahwa berbagai macam kegiatan digelar dalam Festival Candi Bumi Ayu tahun 2024. Seperti permainan tradisional rakyat,enggrang,bakia,bolak balik balok, lomba teatrikal, lomba mewarnai tingkat TK dan SD Sekecamatan Tanah Abang dan seminar budaya serta pelantikan dan pemantapan Dewan Kesenian Kabupaten PALI

Baca Juga :   Jaga Kamtibmas, Puluhan Personil Polres OKU Selatan Atur Arus Lalulintas di Warkuk Ranau Selatan

 

“Untuk peserta permainan tradisional, berasal dari SMP dan SMA yang berasal dari Kabupaten PALI, kemudian lomba teatrikal berasal dari 17 kabupaten kota di Provinsi Sumsel, kemudian seminar budaya,dan hari ini juga kita akan melakukan pelantikan dan pemantapan Dewan Kesenian kabupaten PALI periode tahun 2021-2026 dan untuk biaya bersumber dari DPA Dinas Kebudayaan dan Pariwisata”,tutupnya.(Hr/Red)