Dugaan Pemotongan BLT Desa Sawanakar Kejari Diminta Bidik Hadi Kasim

HAL-SEL, wartaterkini.news Kejaksaan Negeri Kabupaten Halmahera Selatan diminta Lidik kasus dugaan pemotongan anggaran Bantuan langsung tunai BLTD Dana Desa, tahap I tahun 2022 yang diduga dilakukan Hadi Kasim Kepala Desa Sawanakar Kecamatan Botang Loman Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara,” tegas SN Warga Desa setempat kepada Media ini pada tangal 22/07/2022

Aroma busuk pemotongan BLT itu terkuat ketika penyaluran BLT kepada Warga penerima bantuan, hanya disalurkan sebesar Rp. 450 ribuh/Kepala Keluarga/ 3 bulan sekali, padahal besaran bantuan yang mestinya diterima sebesar Rp. 900 ribuh rupiah/ Kepala Keluarga,”beber sumber terpercaya Media ini.

Baca Juga :  Lantik Kades Loleo Jaya dan Sangowo Timur, Ini Pesan Bupati Morotai

Lanjut sumber insial SN ini mengaku berdasarkan repotase lebih jauh, guna mengetahui alasan pemotongan BLT sebesar 450 ribuh dari total 900 ribuh yang mesti diterima masyarakat, ternyata diketahui ratusan ribuh anggaran hasil pemotongan BLT yang dipotong Oknum Kades itu, diperuntukan untuk pembayar utang Desa dan pembayaran BBM subsidi,” ujarnya.

Padahal lanjut dia, Terkait penyaluran BLT DD sendiri, tertuang dalam Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Permendes PDTT) Nomor 6 tahun 2020 yang merupakan revisi dari Permendes PDTT Nomor 11 tahun 2019 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa,” tambahnya.

Baca Juga :  Hari Kedua Vaksinasi Mobile Kodim 1509/Labuha dan Jajaran Genjot Vaksinasi

Hingga berita diturunkan Kepala Desa Sawanakar Kecamatan Botang Loman. Hadi Kasim belum memberikan tanggapan seputar masalah tersebut, dikonfirmasi Fia telpon hingga pesan singkat melalui WhatsApp pun belum ada tanggapan,” (Jul/red)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini