banner 728x250

DPR RI Pastikan Persiapan dan Pelayanan Haji di Jateng Optimal

Jakarta, wartaterkini.news–Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI meninjau langsung Asrama Haji Donohudan Boyolali pada Kamis (29/2/2024). Kunjungan itu dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily.

Ia menyampaikan, Komisi VIII ingin mengetahui kinerja dan kesiapan Penyelenggaraan Ibadah Haji 1445 H/2024 M di Provinsi Jawa Tengah, baik dari kesiapan administrasi, SDM, asrama, sarana prasarana maupun fasilitas pendukung lainnya, termasuk tim kesehatan dan kesiapan layanan bandara khususnya layanan bagi jamaah haji lansia.

Ace menyatakan pada kesempatan kunjungan itu, Komisi VIII ingin mengetahui perkembangan dari pendaftaran hingga proses persiapan penyelenggara ibadah haji. Hal itu dimaksudkan agar penetapan calon jemaah haji yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci sesuai dengan kriteria dan regulasi yang ditetapkan.

Baca Juga :   Wabup PALI Soemarjono Hadiri Penutupan TMMD Ke-120 Kodim 0404/Muara Enim

“Dari kunjungan itu dapat diketahui lebih lanjut tentang bagaimana mitra Komisi XIII melakukan tugasnya,” ujar Ace dalam siaran resminya yang diterima InfoPublik, Jumat (1/3/2024).

Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama (Kemenag) telah menetapkan kuota jemaah haji Indonesia Tahun 1445 H/2024 M sebanyak 241.000 jemaah, bertambah 20.000 dari kuota haji sebelumnya. Provinsi Jawa Tengah mendapat tambahan kuota terbanyak kedua, yaitu 3.095 jemaah karena Provinsi Jawa Tengah menjadi provinsi dengan antrean jamaah haji terbanyak kedua setelah Jawa Timur, yaitu 879.542 jemaah.

Baca Juga :   Pimpin Apel Disiplin, Pj Wali Kota Jambi Tegaskan Kinerja dan Netralitas ASN di Pemilu 2024

“Semoga dimanfaatkan sebaik-baiknya,” harapnya.

Di kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jateng, Sumarno yang menerima kunjungan kerja Komisi VIII ini berterima kasih. “Kami juga berterima kasih atas penambahan kuota jemaah haji, karena penambahan ini dapat mengurangi antrian jemaah haji,” kata Sumarno.

Diketahui, di 2024, Indonesia mengirimkan jamaah haji sebanyak 241 ribu orang. Jumlah itu setelah Indonesia mendapatkan tambahan kuota sebanyak 20 ribu. Termasuk untuk Provinsi Jateng mendapat kuota tambahan sebanyak 3.095 jemaah. Kebijakan itu diberikan karena Provinsi Jateng menjadi provinsi dengan antrean jamaah haji terbanyak kedua setelah Jawa Timur.

Baca Juga :   Merapi Muntahkan Awan Panas, Hujan Abu Vulkanik Landa Sejumlah Wilayah di Jateng

“Semoga dengan tambahan kuota ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin. Kami juga akan semakin intens membantu peningkatan layanan haji 2024,” papar Ace Hasan.