DPD KNPI Palas Soroti Kasus Perambahan Hutan Suaka Margasatwa Ulu Barumun

Padang Lawas Sumut, wartaterkini.news– Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Padang Lawas (Palas) menyoroti kasus pembukaan jalan di hutan suaka margasatwa, Kecamatan Ulu Barumun.

Ketua DPD KNPI Palas, Bung Muhammad Isra’ mengatakan, kasus tersebut terjadi bulan Juni 2021 tahun lalu.

“Kasus ini telah terjadi satu tahun lebih, hari ini tentu kita bertanya sudah sejauh mana kasus ini berjalan,” ujar Isra’.

Isra’ menjelaskan, kasus ini merupakan hasil operasi dari tim Balai Gakkum Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Sumut bersama dengan Balai Konservasi Sunber Daya Alam (BKSDA) Sumut pada bulan Juni 2021 dan kasus ini telah dilimpahkan kepada Kejaksaan Negeri Padang Lawas yang saat ini telah masuk kepada tahap II dalam penyelesaian Kasusnya.

Baca Juga :  Masjid Bersih, Gubernur Berikan Hadiah Rp25 Juta

Lebih lanjut, Isra’ mempertanyakan penangan kasus ini kepada Pengadilan Negeri Sibuhuan, hingga saat ini kasus tersebut belum selesai dan tuntas yang jelas-jelas kegiatan kejahatan ini sudah mengakibatkan berkurangnya fungsi kawasan hutan pada suaka margasatwa.

“Tersangka kasus tersebut telah ditangguhkan penahanannya dan alat berat yang menjadi alat bukti pada kasus tersebut telah dipinjam pakaikan Pada tanggal 23 Agustus 2022, sedang kasus ini belum selesai di Pengadilan,” ujar Isra’

Baca Juga :  OKU Selatan Segera Terapakan Sistem Monitoring dan Evaluasi Realisasi Anggaran

Agar tidak menjadi sebuah pertanyaan besar di benak masyarakat Padang Lawas kami mohon kepada Ketua Pengadilan Negeri Sibuhuan untuk membuka terang benderang kasus ini dan diselesaikan secara adil,” tukas Isra

Terpisah, Kepala Kejaksaan Negeri Padang Lawas Teuku Herizal, SH., MH., melalui Kepala Seksi Barang Bukti Kejari Palas Paul D.B Sinulingga kepada wartaterkini.news mengatakan penyerahan barang bukti tersebut berdasarkan penetapan Pengadilan Negeri (PN) Sibuhuan melalui surat pengantar nomor W2.U.20/1346/HN/01/10/8/2022. dalam perkara Nomor :77/Pid.B/LH/2022 /PN-Sbh atas permohonan Rudi Hartono Sitompul, melalui kuasa hukum Dr. Mariah S.M Purba, SH.MH.

Baca Juga :  PU-PR Kerja Cepat Benahi Dekar Yang Akan di Lewati Upacara Hut RI Ke-77

Paul menerangkan, barang bukti Excavator tersebut sebelumnya atas kasus pembukaan jalan di suaka margasatwa dengan dua terdakwa berinisial JS, 48 warga Mandailing Natal dan JT, 41 warga Kabupaten Deli Serdang yang disangkakan undang-undang nomor 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekositimnya.

“Selain penetapan pinjam pakai alat bukti tersebut, PN Sibuhuan juga telah mengabulkan permohonan penangguhan penahanan kedua terdakwa atas permohonan pihak keluarga,” ungkap Paul D.B Sinulingga. (Edi/Red)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini