banner 728x250

Diduga Terdesak Ekonomi, Oknum Guru Honorer SMKN 1 Kayuagung OKI Tipu Beberapa Anak Didiknya 

OKI Sumsel, wartaterkini.news–Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Kayuagung dihebohkan dengan kelakuan salah satu oknum guru honorer bagian olahraga yang meminta sejumlah uang ke siswa, dengan diiming imingi diajak jalan jalan ke Bali dan yang tidak ingin ikut jalan jalan akan mendapatkan undian, dengan hadiah satu unit sepeda motor.

Terkuak nya hal ini di ungkap dari salah satu wali siswa berinisial F (40) yang merasa anak nya dirugikan oleh ulah oknum guru honorer tersebut.

Jumat (24/5/24) F menjelaskan ke media ini bahwa anaknya dan siswa lainya diminta sejumlah uang oleh oknum tersebut dengan alasan akan diajak jalan jalan ke Bali dan yang tidak ikut akan di undi, yang namanya keluar dalam undian tersebut akan dikasih hadiah motor.

Baca Juga :   Sepanjang Tahun 2024, KKP Bakal Bangun 10 Kampung Nelayan

Mendengar informasi anaknya diminta sejumlah uang yang notabenenya tidak jelas. Merasa anaknya dan Murid lainya sudah ditipu oleh oknum tersebut dikarenakan sudah sangat meresahkan di sekolah, pihak wali murid berinisial F akan melaporkan hal ini ke Aparat Penegak Hukum (APH).

Ditempat terpisah kepala sekolah SMKN 1 Kayuagung Trisno saat dikonfirmasi diruang kerjanya Rabu (29/5/24) menjelaskan apa yang disampaikan itu benar adanya, oknum Guru honorer tersebut berinisial SM (60) oknum ini purnabakti dari dinas Dispora, setelah purnabakti mengajukan permohonan guru honorer disekolah ini.

Baca Juga :   Respon Cepat Pemkab PALI Terkait Box Culver yang Jebol, Dinas PUTR Langsung Cek Lokasi

“Kami juga baru mendapatkan laporan dari guru guru disini bahwa oknum tersebut meminta uang ke siswa, guru guru disini juga diminta uang oleh oknum tersebut,”terangnya.

Selain itu, pihaknya juga telah melakukan rapat dan menyimpulkan untuk mengambil tindakan tegas dan sanksi tegas berupa pemberhentian kontrak kerja.

“Jadi kalau kalian ingin melanjutkan untuk melaporkan ya silahkan, karena oknum tersebut sudah bukan guru honorer disekolah ini lagi. Kita juga sudah memberikan himbauan Kepada guru guru dan seluruh siswa disini agar berhati hati jangan sampai untuk kedepannya ada korban lagi,” tutupnya. (Fitri/Red)